Rakyat Merdeka Online

Share |
Ketika Faisal Diuji Jokowi
Minggu, 24 Juni 2012 , 23:26:00 WIB
Laporan: Arlian Buana Chrissandi

FAISAL BASRI/IST
  

RMOL. Setiap tahun, penduduk DKI Jakarta terus bertambah. Bersamaan dengan ini, muncul permasalahan baru yang cukup pelik, yakni pengangguran.

Calon independen Faisal Basri punya kiat jitu mengentaskan masalah pengangguran. Caranya, dengan meningkatkan menggalakan enterpreneurship.  Menurut Faisal, apabila lapangan pekerjaan sulit diciptakan pemerintah, masalah pengangguran bisa diatasi dengan memberi penyuluhan dan dorongan terhadap warga untuk berwirausaha.

"Kita bisa meningkatkan lapangan kerja yang menghasilkan sesuatu.
Misalnya, contoh kecil, sampah yang diolah. Setelah diolah menjadi
pupuk, nanti dibeli oleh Pemda," kata Faisal dalam debat kandidat yang diselenggarakan KPUD DKI Jakarta dan disiarkan TV One, Minggu (24/6).

Dalam kesempatan tersebut, Joko Widodo yang berkesempatan untuk
bertanya kepada Faisal langsung menanyakan soal penggusuran
pedagang kaki lima.

"Tidak ada kata gusur dalam agenda kami. Menggeser iya, tapi tidak
boleh pedagang kaki lima menggagu keamanan dan ketertiban kota," kata
Faisal.

Audiens yang tidak setuju langsung meneriaki Faisal. Ia pun langsun menjelaskan dan memaparkan perbedaan menggusur dan menggeser.

"Beda dong. Kita geser dari bahu-bahu jalan, ke pasar-pasar yang lebih
memadai; Pasar Pramuka, Monas, Masjid-masjid, komunitas dan lain-lain.
Tinggal sekarang bergiliran," jelas Faisal.

Tidak puas, Jokowi lalu bertanya apakah Faisal mau membangun kawasan-kawasan dan  kantong-kantong PKL.

"Kita bisa buka ruang-ruang untuk PKL. Nggak perlu pake APBN. Kita
(kepada Jokowi) sejalan soal ini. Di New York bisa, London bisa, kenapa Jakarta tidak?" demikian Faisal. [arp]


Baca juga:
Ketua Panwaslu: Segala Macam Negatif Campaign Diperkenankan
Alex: Kisruh DPT Harus Segera Diselesaikan, Jika Tidak akan Berujung Masalah
Ditimpali Foke, Hendardji Tersenyum Getir
Seakan Sindir Jokowi, Foke Bilang Siswa SMK di Jakarta Bisa Bikin Pesawat yang Benar-benar Bisa Terbang
Tunggu Tanggal Mainnya, Ke Siapa Suara Partai Nasdem Mengalir

Komentar (14)

Nama :
Judul :
Komentar :
  1. ngemeng doang mimpi kali ye......
    10.07.2012, 19:45 WIB
    Komentator: doel
    kalau kota kecil dia bisa kalau kota besar jangan mimpi kalau bisa benahi jakarta,belum tau selak beluk jakarta belukutek jakarta,kalau orang yang ngadu nasip dijakarta di menang dijakarta gi mana jakarta tambah semraut embah nya dibawa eleknya dibawa pakdenya dibawa semua pada kejakarta ngadu nasip bejibun tuh dirumah dikampung pada sepi,kalau di mampu di jakarta kalau miskin jadi tidur di kolong jembatan pulang kaga ada duit,jadi kumuh udalah yang udah ngarti jakarta aja dan yang tau betawi deh....benahin aja kampung sendiri jangan coba coba....
  2. CUGITO
    01.07.2012, 10:21 WIB
    Komentator: Markuwat
    Cuma kebo2 be-gok yang dukung si FOKE, seperti cecunguk2 FPI dan FBR yang bikin Jakarta rusuh, tidak aman.

    Cuma keledai2 dungu yg dukung ALEX, tukang kecap obral janji2 hgombal
  3. CUGITO
    01.07.2012, 10:21 WIB
    Komentator: Markuwat
    Cuma kebo2 be-gok yang dukung si FOKE, seperti cecunguk2 FPI dan FBR yang bikin Jakarta rusuh, tidak aman.

    Cuma keledai2 dungu yg dukung ALEX, tukang kecap obral janji2 hgombal
  4. Foke - Alex sama2 tukang DOBOL
    26.06.2012, 08:52 WIB
    Komentator: Rameni - anak Betawi asli
    Si Foke ama si Alex sama-sama tukang DOBOL.
    Cuma pada bisa bebacot doang.
    Obral janji2 GOMBAL. Cuma orang2 BE-GOK yang mau dukung tukang kecap.
    Lu orang be-gok apa bukan ?????????
  5. Foke - Alex sama2 tukang DOBOL
    26.06.2012, 08:52 WIB
    Komentator: Rameni - anak Betawi asli
    Si Foke ama si Alex sama-sama tukang DOBOL.
    Cuma pada bisa bebacot doang.
    Obral janji2 GOMBAL. Cuma orang2 BE-GOK yang mau dukung tukang kecap.
    Lu orang be-gok apa bukan ?????????
  6. Foke - Alex sama2 tukang DOBOL
    26.06.2012, 08:52 WIB
    Komentator: Rameni - anak Betawi asli
    Si Foke ama si Alex sama-sama tukang DOBOL.
    Cuma pada bisa bebacot doang.
    Obral janji2 GOMBAL. Cuma orang2 BE-GOK yang mau dukung tukang kecap.
    Lu orang be-gok apa bukan ?????????
  7. FAKTA
    25.06.2012, 13:49 WIB
    Komentator: JOMBLO
    @SYAM : BUKAN SOMBONG BANG SYAM TAPI FAKTA, JOKOWI SUKSES MENGANGKAT DERAJAT PKL DI KOTA SOLO.
  8. jokowi sombong
    25.06.2012, 12:16 WIB
    Komentator: Syam
    jokowi ini menanyakan hal tersebut utk pancingan aja kalau dirinya lah yg bs menangani PKL, ini pertanyaan pancingan utk menyombongkan dirinya jokowi.
  9. - Warning!
    25.06.2012, 11:51 WIB
    Komentator: Rizal
    Foke memang paling tau jakarta tapi dia paling tdk bisa mengatasi masalah2 dijakarta. Sdh trbukti gagal jd bwt apa menyandarkan harapan kpd dia. Say no to Foke! Saatnya JAKARTA BARU !
  10. - Pak Tua
    25.06.2012, 06:21 WIB
    Komentator: Keo Marcuwet
    Sudah lah Pak Tua... Jangan Serakah dunk... Gantian yang muda... Sudah saatnya mikirin akheraaat....
  11. PILIH YG TAHU PERSIS KOTA JAKARTA......
    25.06.2012, 06:21 WIB
    Komentator: Mat_Solar
    Jangan pilih yang cuma "adu-nasib" di Pilkada DKI
    Tidak tahu jelas tentang data-data problem Jakarta, tapi ingin menjadi Gubernur, itu mah omong kosong doang.

    Warga DKI akan jadi korban oleh para "petualang-nasib" jika salah pilih
  12. Nyata benar bedanya
    25.06.2012, 06:03 WIB
    Komentator: Rojali
    Foke tangkas, cerdas, mengetahui benar permasasalahan Jakarta, dan mengerti apa yg harus dilaksanakan.
    Calon yg lain baru bisa janji.
  13. - pemimpin merakyat, birokrasi bersih korupsi, rakyat miskin kartu platinum kesehatan, dunia usaha bergairah jokowi nomer 3 jangan lupa
    25.06.2012, 02:14 WIB
    Komentator: bayu prasetyo r
    sejarah yg berulang: jakarta pernah punya gub yg wong solo, jokowi selanjutnya. yg jelas BEBAS KORUPSI, anggaran diopen biar bisa kita lihat, larilah kalian para koruptor penghisap apbd dan penghisap rakyat. sabarlah para wong cilik ad waktunya kaliyan kita semua bisa ketemu gubernur di rumahnya, pasti jokowi tidak berubah gayanya seperti di solo, pak jokowi tolong begitu dilantik segeralah bikinkan kami kartu kesehatan. pak jokowi bikinkan juga jakarta railbus ya biar ga ad tumpukan teri di halte harmoni, tolong juga pak jokowi pindahkan pkl di sepanjang stasiun jatinegara ke banyak bangunan mall yg kosong lalu lintas di dpn sta jatinegara kl sore-malem padat merayap jarak 1 km bisa 45menit. tolong juga tegakan peraturan angkutan umum ktnya sudah di kir lha taunya banyak metromini dan kopaja lampu belakangnya ga nyala kl malem. kalau rakyat jakarta cerdas ya pilih no 3 jakarta baru
  14. - Banyak teori dan filsafatnya
    24.06.2012, 23:51 WIB
    Komentator: Keong
    Cagub yang satu ini berangkat dengan segudang teori yang berfalsafah, belum ada yang diterapkan untuk membangun masyarakat, kalo sudah terpilih, asal jangan APBN diaku sebagai APBD.
blitz.rmol.co
 

Raffi & Luna Pedekate?

Restu didapat asal Luna sayang sama ibu dan keluarga Raffi. Namun umur jad ...

 

Beredar, Foto Bugil Mirip Sefty Sanustika

Sefty Sanustika bikin heboh. Pasalnya, telah beredar di internet, beberapa ...

 

Aishwarya Rai, Cuek Dihujat Gemuk

Aishwarya Rai memukau di red carpet Festival Film Cannes ke-66 di Paris, P ...

 

Venna Melinda, Minta 40 Juta Per Bulan, Venna Kesal Di-bully

Venna Melinda disebut-sebut membahas empat persyaratan agar bisa rujuk den ...

 

Kiki Beberkan Foto Markus & WIL Di Ranjang

Wanita lain itu-itu aja. Patut diduga ada perselingkuhanGugatan perceraian ...

 

Miranda Kerr, Underwear Dicolong ABG Badung

Pakaian dalam Miranda Kerr dicuri. Para pelakunya, The Bling Ring, istilah ...

 

Eva Longoria, Organ Intim Kejepret Fotografer

Eva Longoria mengalami wardrobe malfunction yang sangat memalukan saat men ...

 

Pevita Pearce, Payudaranya Dipuji Dunia

Pevita Pearce dikenal memiliki tubuh yang seksi. Ternyata pujian ini ada j ...

 

Fairuz Dan Suami 6 Bulan Tak Bertemu

Di Twitter, Fairuz berkicau sakit hati seperti diselingkuhi. Dia berharap ...

Gotong Royong Ala Jepang

Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II