Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Perbaikan Jalan Hanya untuk Berdandan Saja
Jum'at, 29 Juni 2012 , 19:33:00 WIB
Laporan:

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Infrastruktur jalan di DKI Jakarta yang cukup buruk menjadi perhatian khusus oleh calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Hendardji Soepandji. Ia menilai, perbaikan infrastruktur jalan saat ini hanya pencitraan Foke saja.

"Jelas itu untuk pencitraan," ujarnya kepada JakartaBagus.Com selesai menggelar pengobatan gratis di Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (29/6).

Cagub nomor urut 2 ini menambahkan, seharusnya perbaikan infrastruktur jalan diadakan setiap tahun dan berkesinambungan. "Kenapa baru sekarang diperbaiki? Kemana saja 5 tahun kemarin? Kenapa menjelang Pilkada DKI Jakarta baru diperbaiki," imbuhnya.

Apa yang dilakukan rezim saat ini, tak ubahnya seperti pakai kosmetik. "Hanya untuk berdandan saja." pungkas mantan Danpuspom itu. [arp]


Baca juga:
Napi di Cipinang Cuma Tahu Hidayat dan Foke
Pintu Air di Kali Cipinang Kapan Dibangun?
FKPPI Ikut Pengobatan Gratis Hendardji
Didik J. Rachbini Jamin Tak Akan Ada Pajak Warteg
Prof. Iberamsyah: Gagal Total, Fauzi Bowo Jangan Dipilih Lagi


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Yuri "SNSD", Pacari Atlet Baseball

Ada kabar asmara terbaru dari Girls' Generation alias SNSD. Setelah Sooyou ...

 

Delia Septianti, Ngartis Modal Muka

Delia Septianti makin eksis aja. Selain menyanyi solo, eks vokalis Ecoutez ...

 

Victoria Beckham, Dapat Kado HUT Spesial dari Suami

Artis sekaligus desainer Victoria Beckham kembali mendapat kejutan dari su ...

 

Gisele Bundchen, Pensiun Jadi Model

Istri quarter back New England Patriots, Tom Brady ini telah membulatkan t ...

 

CL 2NE1, Bukan Orang Paling Berpengaruh di Dunia

Majalah TIME merilis daf­tar 100 orang paling berpengaruh dunia untuk tah ...

 

Gisele Bundchen, Tubuh, Alasan Pensiun Jadi Model

Dunia modeling menangis. Gisele Bundchen, sang model iconic baru saja menj ...





Berita Populer

Tagar #RembangBersatu Ramai di Media Sosial
Warga Banjar Ingin Curhat ke Menteri PDT soal Perusahaan Tambang yang Meresahkan
Pidato Jokowi di KAA Dobrak Hegemoni Negara Maju