Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |
Jika Fatahilah Masih Hidup, Ia Pasti Kecewa
Minggu, 01 Juli 2012 , 20:20:00 WIB
Laporan: Widian Vebriyanto

HIDAYAT NUR WAHID/IST
  

RMOL. Jika pendiri Kota Jakarta, Fatahilah masih hidup, ia pasti kecewa, kenapa kota yang dia dirikan berantakan seperti sekarang.

Setidaknya, itu sebagian hal yang diorasikan calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid dalam kampanye terbuka di GOR Kuningan, Jakarta, Minggu (1/7).

"Pendiri Jakarta adalah seorang santri yang bernama fatahilah pada 485 tahun silam. Dan jika Fatahilah masih hidup, dia akan mengeluh, wahai rakyat Jakarta kenapa warisan kotaku seperti ini. Apakah tidak ada santri yang bs beresin jakarta?" ujar Hidayat.

Mantan Ketua DPR ini kemudian melanjutkan, kalau dulu santri yang mendirikan Jakarta, maka sekarang saatnya santri yang membereskan masalah Jakarta.

"Jangan juga asal memilih santri. Karna, kita harus memilih santri yang berpengalaman, tapi Pengalaman yg sukses, bukan yang berpengalaman gagal," imbuhya.

"Hidayat-Didik punya pengalaman beresin birokrasi tanpa korupsi, saat jadi Ketua MPR, pertanggungjawaban saya diterima dengan wajar tanpa pengecualian," bangga Hidayat.


Baca juga:
Si Jago Merah Lalap Delapan Rumah di Kedoya
PILKADA DALAM LENSA
Pilkada DKI Jakarta Disamakan dengan Pertandingan Spanyol-Portugal
Sampah Menggunung Pasca Kampanye Hidayat-Didik
Akhirnya LSI Denny JA Ngaku Didanai Fauzi Bowo


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Maria Eva, Sudah Dihamili Eks Pejabat Pare-Pare

Maria kaget umur 35 tahun masih bisa hamil. Tidak tahu apakah istri pertam ...

 

Dul Cemas Menanti Vonis

Terdakwa AQJ alias Dul telah menjalani enam kali persidangan dalam kasus k ...

 

Luna Maya, Rajin Rawat Organ Intim

Wanita itu idealnya cantik luar-dalam. Merawat paras yang terlihat sama pe ...

 

Lindsay Lohan, Bikin Berang ELLE Indonesia

Lilo kembali berulah. Dan kali ini ia bermasalah dengan pihak majalah ELLE ...






Berita Populer

KPU Jabar Tentukan Pemenang Pileg 24 April
Perolehan Suara PPP Masuk 3 Besar di Kota Bekasi
Reformasi Birokrasi di Sumut 'Mati Suri'