Cacing Saja Berontak Kalau Diinjak, Apalagi Purnawirawan Seperti Prijanto
Minggu, 01 Juli 2012 , 22:30:00 WIB
Laporan: Ihsan Dalimunthe
 PRIJANTO/IST | |
|
 |
RMOL. Calon Gubernur Independen, Hendardji Soepandji, merasa geram dengan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lamban dan kurang cepat dalam menindak lanjuti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pemprov DKI Jakarta yang diduga melibatkan Gubernur Fauzi Bowo.
Hal ini disampaikan Hendardji, menanggapi Buku berjudul “Kenapa Saya Mundur dari Wagub DKI Jakarta” yang dilaunching kemarin Sabtu (30/6), di toko Gramedia, Central Park, Grogol, Jakarta.
“Kalau laporan itu betul, KPK harus segera tangkap tersangkanya. Kalau tidak betul, pelapornya yang diusut, karena beri laporan palsu,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri acara konsolidasi FKPP (Forum Komunitas Pengamal Pancasila) di Hotel Kaisar, Jakarta, Minggu (1/7)
Calon Gubernur nomor urut dua ini menyesalkan sikap KPK yang tidak segera mengungkap indikasi korupsi yang sudah dilaporkan beberapa bulan lalu itu.
“Jangan ditunggu-tunggu lagi. Indikasi korupsi itu ada,” terang Hendarji
Menanggapi sikap mundur Prijanto sebagaimana dituturkan dalam bukunya, Hendardji mengaku bisa memahami tindakan itu. Menurutnya, sikap dan tindakan yang diambil Prijanto sangat manusiawi dan wajar.
“Semua itu ada sebab dan akibatnya. Prijanto telah didzholimi oleh atasannya. Cacing aja berontak kalau diinjak, apalagi seorang Pati Purnawirawan seperti beliau,” demikian Hendardji. [arp]
-
KPK lamban
10.07.2012, 06:06 WIB Komentator: Ramanda |
| KPK itu kan manusiawi suka-suka nya kapan KPK mau bertindak kapan dia diam seribu basa, tanpa dosa.Jadi percuma saja kalau kita bicara dukung KPK, lah,..wong kerjanya lamban,tidak cekatan,tegas dan cerdas kadang pura2 pintar kadang2 pura bodoh belumtahulah, suka2nya dia ngomong aja.Jadi ngk bisa berharap banyak,Rakyat jgn berharap banyak dengan sepakterjang KPK.Naahh,..kalau Azhab ALLAH uda turunkan baru Bangsa ini sadar.Kita tunggu aja ngk akan lama.....? |
-
laknat
04.07.2012, 10:38 WIB Komentator: dedi |
| Bapak priyanto anda sekarang masih sebagai wakil gubernur dan mantan TNI. Kami mohon di jlan kebon sirih dekat dengan istana wakil presiden dan balaikota dki lagi, yaitu tanah batalyon polisi militer menjadi milik swasta kedutaan besar amerika mohon dihentikan proyek tersebut. Karena letak tanah itu strategis dan sebagai anak bangsa kita dirugikan . |
-
bences
03.07.2012, 08:27 WIB Komentator: sungging raga |
| tentara bencong, sama seperti sby |
-
- priyantonya cengeng...
02.07.2012, 22:19 WIB Komentator: priyanto |
| Kalo priyanto motifnya benar2 utk menegakkan kebenaran kasih data akurat dong, jangan cuma ngumbar pernyataan menjelang akhir jabatan hanya utk kepentingan politik pribadi, kalo demikian cari simpatinya gak mantab, buktinya kalo priyanto hebat sdh dilamat n diusung parpol n gak usah jauh2 ngambil tokoh yg lg berkuasa didaerah, jd kesimpulannya cuma utk promosi pencalonan gub dki aja |
-
patriotisme
02.07.2012, 21:43 WIB Komentator: aji |
| memang negara ini perlahan menuju bubar sebab aparatnya para pemegang kekuasaan banyak memanfaatkan kekuasaan itu mumpung lagi berkuasa yaa peras rakyat dengan cara cara yang legal minta gaji yang besar lewat legislatif dan legislatif memberikan kepada eksekutif tapi tau diri lah dengan legislatif. Sekaranglah jika mau perbaikan para veteran dan purnawirawan berjuanglah dengan cara legal untuk kemakmuran , kesejahteraan rakyat indonesia. |
-
Sama" menunggu
02.07.2012, 16:48 WIB Komentator: Gagap gempita |
| Cuma bisa manas"in buat kepentingan pencalonannya, tapi kagak ngebantu |
-
Kalau data2 sangat minim jgn buru2 lapor kpk...
02.07.2012, 15:12 WIB Komentator: alamaaak |
| Hendardji kurang cerdas nggak jantan..kalau tahu ada korupsi di wilayahnya sebaiknya lapor resmi kpd kpk..itu baru cerdas..warga dki mendukung 1000%..kalau kpk tdk melanjuti ayo rame2 gerudug kpk... |
-
Sudah lapor
02.07.2012, 11:54 WIB Komentator: BangDo |
@Andy Sarongan:
Prijanto sudah lapor ke KPK bareng LSM waktu itu - buku ini belakangan - Salam Dodol |
-
fair dan jujur
02.07.2012, 06:55 WIB Komentator: Sueb |
| Intinya semua sekarang sedang kampanye, semua amunisi dikeluarkan untuk mencari dukungan dan memojokkan lawan masing masing, bersainglah secara jujur dan fair dengan program program yang mengena ke masyarakat. |
-
SUARA RAKYAT ??
02.07.2012, 00:38 WIB Komentator: Andy Sarongan |
PRAJURIT HARUSLAH GENTELMAN .... KALAU MELAPORKAN KASUS KORUPSI .... DATANGLAH LANGSUNG KE KPK BAWA BUKTI-BUKTI YANG DAPAT DIBUKTIKAN KEBENARANNYA....
KALAU BUKU YANG DITERBITKAN DIANGGAP LAPORAN.... ARTINYA INI ORANG GAK PANTAS JADI PRAJURIT....APALAGI JADI BIROKRAT.... KASIHAN SAJA SAMA DIK PRIYO ... |