Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

PILGUB DKI
Foke-Nara Panik, Basis Suara Direbut Alex dan Jokowi
Kamis, 05 Juli 2012 , 16:56:00 WIB
Laporan:

ILUSTRASI
  

RMOL. Pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur DKI Jakarta dari incumben, Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli (Foke-Nara) terlihat semakin panik dalam menghadapi perkembangan masa kampanye Pemilukada yang tinggal tiga hari lagi.

Pasangan denga nomor urut satu itu juga tidak percaya diri, hal itu tergambar dari ngototnya mengusung jargon menang ‘satu putaran’ saja, padahal untuk masuk ke putaran ke dua sudah cukup bagus.

Hal itu dikatakan guru besar ilmu politik UI, Iberamsyah, di Jakarta, Kamis (5/7). Dikatakan Iberamsyah, masyarakat harus lebih kritis menilai para kandidat dan memilih pemimpin Jakarta yang benar-benar ingin memajukan Ibukota Indonesia.

Menurutnya, basis dukungan pasangan Foke�"Nara yakni Partai Demokrat (PD) sudah sangat rapuh akibat kasus skandal korupsi. “Jadi, Foke-Nara berjalan di atas kapal yang rapuh,” katanya.

Lebih lanjut Iberamsyah menyangsikan jika Pemilukada DKI ini berlangsung satu putaran seperti banyak diklaim pendukung Foke-Nara. Sebab suara akan terbagi pada enam pasangan kandidat. Untuk itu, ia mengkhawatirkan akan terjadi Pemilukada yang curang jika terus digelorakan menang satu putaran.

“Kalau ternyata berlangsung satu putaran dan Foke �"Nara menang, wah, perlu kita curigai. Kemungkinan ada permainan suara,” kata Iberamsyah.

Menurutnya, Foke �"Nara yang hanya mengandalkan basis suara Partai demokrat, dipastikan hanya akan mendapat 10-15 persen suara saja. Lumbung suara yang diharapkan Foke-Nara, justru akan diambil oleh pasangan Alex-Nono dan Jokowi�"Ahok, juga oleh pasangan PKS Hidayat-Didik.

Dalam polling Liputan 6 SCTV yang digelar beberapa hari lalu hingga kini, terbukti, Foke Nara hanya diurutan kelima, dengan mendapat suara 8,6 persen, jauh di bawah Alex-Nono yang memperoleh suara 28,3 persen dan berada di urutan kedua.

Hal senada juga disampaikan pemerhati pemilu, Ray Rangkuti. Dijelaskannya, Foke-Nara bukan saja panik melihat geliat para kandidat lain terutama yang memiliki basis suara yang menurutnya cukup kuat seperti pasangan, Alek-Nono dan Jokowi-Ahok.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) itu menyatakan, pasangan nomor satu itu masih menerapkan model kampanye pola lama. Pola lama yang dimaksud Ray adalah dengan mengandalkan pengerahan massa, memanfaatkan birokrasi dan pemanfaatan ruang publik untuk pemasangan atribut kampanye. Beda dengan pasangan lain.

“Saya memperhatikan kok, sekarang makin intensif iklan pemprov DKI Jakarta di berbagai media, terutama televisi. Dana iklan Pemrov ini dipastikan cukup besar dan tampaknya untuk mendongkrak pasangan incumbent,” kata Ray.

Selain itu, Ray melihat penambahan anggaran hibah Pemrov DKI yang sebelumya hanya sekitar 800 juta menjadi 1,3 triliun. Penambahan anggaran ini kemungkinan juga untuk menarik simpati warga Jakarta memilih Foke�"Nara.

“Pola lama seperti ini bisa dikalahkan jika semua masyarakat yang memiliki hak pilih, terutama kelas menengah dan berpendidikan di Jakarta, peduli dan mau gunakan hak pilihnya,” tambah Ray. [mar]


Baca juga:
Hendardji Janji Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan
Polda Metro Jaya Minta Kandidat Jauhi Isu SARA
Jangan Sampai Pilkada Jakarta Hanya Lahirkan Pemimpin yang Tidak Legitimate
Fasum, Ibarat Kue Enak yang Tidak Bisa Dimakan
KOMPAK KOTAK-KOTAK


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Digaet Ki Kusumo, Cinta Penelope Gak Mau Main-main

Aktor sekaligus Produser Film, Ki Kusumo, diam-diam tengah serius menyiapk ...

 

Pevita Pearce, Cari Calon Suami Yang Bisa Bimbing

Beberapa resolusi di tahun baru sudah disiapkan oleh Pevita Pearce. Bukan ...

 

FKA Twigs, Bikin Puas Pattinson Di Atas Ranjang

Hubungan asmara Robert Pattinson dengan penyanyi FKA Twigs kian membara. K ...

 

Juliette Lewis, Masih Ingat Ultah Brad Pitt

Walau putus sudah lama, tampaknya Juliette Lewis tetap berhubungan baik de ...

 

Nikita Mirzani, Kesal, Tahun Baru Belum Menjanda

Sidang perceraian Nikita Mirzani dan Sajad Ukra berlanjut dengan agenda pe ...

 

Cita Citata, Sudah Nikah & Cerai Di KTP Tetap Lajang

Menikah di usia 18 tahun, pedangdut Cita Citata langsung cerai secara agam ...





Berita Populer

Presiden Jokowi: Ketika Tsunami Menghantam Aceh, Saya Menangis
PAN Usung 3 Calon Kepala Daerah di Sumsel
Alex Noerdin: Pengusaha Tak Sanggup Bayar Upah, Pasti Dirumahkan