Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |
PILGUB JAKARTA
Fitra: Incumbent Tingkatkan Anggaran di Berbagai Sektor
Diduga untuk Kepentingan Pilkada
Minggu, 08 Juli 2012 , 22:24:00 WIB
Laporan: Ihsan Dalimunthe

FOKE-NARA/IST
  

RMOL. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta rawan digunakan sebagai alat politik oleh incumbent. Hal tersebut terbukti dari adanya peningkatan anggaran di berbagai sektor dalam satu tahun terakhir.

Data yang dimiliki Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menunjukkan, terdapat beberapa sektor yang mengalami peningkatan.

"Seperti anggaran untuk Sekretaris Daerah (Sekda). Di mana pada 2011 anggaran yang disediakan sebesar Rp 397 miliar. Pada tahun 2012 menjadi Rp 416 miliar, tapi sayangnya ini dibiarkan," tegas Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, dalam acara diskusi "Pemimpin Amanah Hanya Lahir dari Pemilu/Pilkada yang Jurdil" di restoran Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Minggu (8/7).

Kenaikan alokasi anggaran sebesar Rp 18,3 miliar itu, dinilai Uchok aneh dan janggal. Sebab, menurut Uchok sudah menjadi rahasia umum jika Sekda sebagai 'orang kepercayaan', pasti bekerja untuk kepentingan pribadi gubernur.

"Tak hanya Sekda yang mengalami kenaikan, anggaran operasional RT/RW pun serupa. Dalam catatan Fitra, alokasi anggaran untuk operasional RT/RW pada tahun anggaran 2011 adalah Rp 247,1 miliar. Sementara pada 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,3 miliar dan menjadi Rp 273,4 miliar," sambungnya.

Menurut Uchok, dana-dana tersebut digunakan sebagai penyelenggara birokasi terkecil untuk mendukung dan mensosialisasikan kegiatan apapun.

Ucok pun membeberkan ada tiga hal yang dapat mendatangkan kemenangan dalam Pilkada, yakni menguasai birokrasi melalui PNS, kepemilikan uang berlebih, dan melakukan kecurangan.

"Sepertinya cara-cara ini dipraktekkan incumbent, tapi penyelenggara pemilu tidak berbuat apa-apa," demikian Uchok. [arp]


Baca juga:
Tiga Hal yang Harus Diwaspadai Menjelang Hari Pencoblosan
Ray Beberkan Tips Supaya Foke-Nara Kalah
Panwaslu Gagal Menjaga Netralitas Birokrat
ICW Temukan 27 Transaksi Money Politic
OPER BOLA


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Maria Eva, Sudah Dihamili Eks Pejabat Pare-Pare

Maria kaget umur 35 tahun masih bisa hamil. Tidak tahu apakah istri pertam ...

 

Dul Cemas Menanti Vonis

Terdakwa AQJ alias Dul telah menjalani enam kali persidangan dalam kasus k ...

 

Luna Maya, Rajin Rawat Organ Intim

Wanita itu idealnya cantik luar-dalam. Merawat paras yang terlihat sama pe ...

 

Lindsay Lohan, Bikin Berang ELLE Indonesia

Lilo kembali berulah. Dan kali ini ia bermasalah dengan pihak majalah ELLE ...






Berita Populer

KPU Jabar Tentukan Pemenang Pileg 24 April
Perolehan Suara PPP Masuk 3 Besar di Kota Bekasi
Reformasi Birokrasi di Sumut 'Mati Suri'