Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

PILKADA DKI JAKARTA

Andrinof: Penundaan Pilkada Memungkinkan untuk Dilakukan

Nusantara  SENIN, 09 JULI 2012 , 15:20:00 WIB | LAPORAN:

Andrinof: Penundaan Pilkada Memungkinkan untuk Dilakukan

pilkada/ist

RMOL. Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada DKI Jakarta masih belum menunjukkan perbaikan. Masih banyak ditemukan pemilih fiktif dalam DPT yang telah disahkan KPUD Jakarta. Banyak anggota TNI, birokrat, Polri bahkan orang yang sudah meninggal terdaftar sebagai pemilih.
Menurut pengamat politik Andrinof Chaniago, dibutuhkan kesepakatan bersama semua pasangan kandidat untuk menunda pencoblosan. Hal itu guna menjaga sistem demokrasi di tanah air.

“Penundaan pencoblosan Pilkada DKI bisa dilakukan, itu tergantung kesepakatan bersama pasangan-pasangan kandidat. Opsi itu masih terbuka jika ingin menghadirkan Pilkada yang sehat,” kata Andrinof, saat dihubungi JakartaBagus.Com, Senin (9/7).

Menurut Andrinof, penyelesaian adanya 900 ribu hingga 1,4 juta pemilih fiktif dari 6,9 juta DPT yang diumumkan KPUD Jakarta, sebetulnya tidak sulit. Apalagi, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan sanksi peringatan tertulis dan mendesak KPU agar segera menuntaskan kisruh DPT.
 
Andrinof mengatakan, untuk mempercepat proses penyelesaian masalah DPT, para pasangan kandidat bisa melakukan koreksi bersama dengan mencoret nama-nama yang fiktif atau ganda.

“Mengingat waktu yang sangat singkat, para kandidat bisa melakukan koreksi atau mencoret secara bersama-sama. Kita harapkan bisa selesai sebelum 11 Juli. Namun jika waktu tidak mencukupi, atas kesepakatan bersama bisa dilakukan penundaan Pilkada DKI,” demikian Andrinof. [arp]


Komentar Pembaca
Perdana di Rumah Lembang

Perdana di Rumah Lembang

JUM'AT, 26 AGUSTUS 2016 , 01:20:00

KPK Periksa Toton

KPK Periksa Toton

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 , 02:36:00

Perjalanan Ke Blitar

Perjalanan Ke Blitar

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 , 06:52:00