Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
KemenPUPR

Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 41 T

Nusantara  SABTU, 14 JULI 2012 , 08:40:00 WIB |

Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 41 T

ilustrasi/ist

RMOL.Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun Anggaran (TA) 2012 terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan pada APBD Perubahan TA 2012 yang akan diajukan Pemprov DKI, diperkirakan meningkat Rp 7 triliun. Jadi, total APBD DKI termasuk peru­bahan mencapai Rp 41 triliun.

Kepala Badan Pengelola Ke­uangan Daerah (BPKD) DKI Suk­ri Bey mengatakan, pihaknya memperkirakan hal tersebut se­suai kebutuhan. Ketika ketok palu awal tahun anggaran 2012, besaran APBD DKI hanya se­besar Rp 36,02 triliun. Hingga periode 10 Mei 2012, penyerapan anggaran, khususnya untuk be­lanja, mencapai 19,06 persen atau Rp 6,4 triliun.

Dibanding periode yang sama pada 2011, angka itu naik 3 per­sen atau Rp 1,4 triliun. Pada pe­riode yang sama tahun 2011, pe­nyerapan hanya mencapai 16,18 persen atau sebesar Rp 5,022 triliun.

Dia menyebutkan, untuk belan­ja, terbagi menjadi dua struktur. Yakni belanja langsung dan belanja tidak langsung. Untuk belanja tidak langsung, dari Rp 6,4 triliun ang­garan yang telah terserap sebesar 28,3 persen atau Rp 3,2 triliun.

Anggaran itu juga meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2011 yang hanya 25,26 persen (Rp 2,5 triliun). “Pening­katannya mencapai Rp 1,3 tri­liun,” jelas Sukri.

Untuk belanja langsung men­capai 14,3 persen (Rp 3,1 triliun) dari anggaran yang telah terserap. Pada tahun sebelumnya, periode yang sama penyerapan hanya 11,68 persen (Rp 2,4 triliun), naik sekitar Rp 700 miliar. Saat ini telah me­masuki triwulan kedua. Target pada triwulan kedua ini penye­rapan­nya bisa mencapai 22 persen. Namun saat ini sudah bisa melebihi target yang telah ditentukan. [Harian Rakyat Merdeka]


Komentar Pembaca
Hadiri Pembukaan Kuliah

Hadiri Pembukaan Kuliah

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 , 07:22:00

Wisuda Program Doktor

Wisuda Program Doktor

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 , 01:37:00

Bahas Sistem Ketatanegaraan

Bahas Sistem Ketatanegaraan

RABU, 31 AGUSTUS 2016 , 11:34:00