Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Rumah Kosong Yang Ditinggal Mudik Rawan Dibobol Maling
Jum'at, 17 Agustus 2012 , 09:10:00 WIB

ILUSTRASI, PEMBOBOLAN RUMAH
  

RMOL. Menjelang dan pada saat perayaan Idul Fitri, warga Jakarta banyak yang pulang mudik. Suasana ini kerap dijadikan sasaran perampok. Rumah kosong rawan kemalingan. Operasi Ketupat Jaya pun disiagakan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rik­wanto mengatakan, para penjahat biasanya menandai rumah ko­song dengan kondisi rumah yang sepi dan lampu depan selalu me­nyala meski siang hari. Secara umum, perampokan rumah ko­song ini masuk dalam kategori keja­hatan dengan pemberatan (curat).

“Kejahatan perampokan ru­mah kosong ini merupakan salah satu bentuk kejahatan yang akan di­antisipasi dalam Operasi Ke­tupat Jaya,” ujar Rikwanto di Ma­polda Metro Jaya, kemarin.

Polda Metro Jaya mencatat, ak­­si curat yang terjadi selama masa Operasi Ketupat Jaya 2011 cukup banyak, yakni 187 kasus. Jumlah ini naik 7 persen di­banding Ope­rasi Ketupat Jaya 2010, yakni 17 kasus.

Rikwanto menjelaskan, dari 187 peristiwa perampokan ru­mah kosong, pihaknya berhasil meng­ungkap 63 kasus. “Ada se­kitar 63 persen kasus curat ter­ungkap pa­da 2011,” imbuhnya.

Lokasi rawan rumah kosong yang disatroni maling, jelas Rik­wanto, relatif terjadi merata di kompleks dan perkampungan pa­­dat. Karena itu, masyarakat diim­bau meningkatkan kewas­pa­daannya.

“Rumah jangan ditinggalkan begitu saja, tapi beritahukan ke pengurus RT sampai ke Satpam kom­pleks. Selain itu, berkoor­di­nasi juga dengan kepolisian. Nan­ti dari Binmas setempat juga akan aktif menyambangi,” paparnya.

Wilayah rawan rumah kosong, lanjut Rikwanto, itu merata, tidak tertentu pada satu kawasan. Yang pasti, jika warga ingin mu­dik se­baiknya jangan me­ning­galkan barang-barang ber­harga dan berkoordinasi dengan pe­tugas Binmas Polri.

Selain mengantisipasi peram­pokan, polisi juga meminta warga yang meninggalkan rumahnya agar dalam keadaan normal. Se­­luruh barang elektronik dan lis­trik  harus dimatikan. Hal itu de­mi menghindari kebakaran.

Meng­antisipasi adanya pe­ram­pokan rumah kosong, polisi akan bekerja sama dengan ke­amanan setempat untuk mela­kukan pat­roli di kawasan rumah yang di­ting­gal mudik.

Rikwanto juga meng­imbau ba­­gi warga yang mu­dik agar mem­beritahukan kepada petugas ke­amanan setempat atau tetang­ga yang tidak mudik. “Usahakan ti­dak mengundang niat pencuri un­tuk beraksi saat ru­mah diting­gal mudik,” warning Rikwanto.

Berkaitan hal ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meng­ingatkan kepada warga agar sa­ling menjaga keamanan selama mu­dik Lebaran. Terutama ru­mah yang ditinggali saat mudik Le­baran. “Kita harus saling men­­ja­ga ru­mah tetangga kita yang mu­dik,” katanya.

Foke tidak ha­nya mengkha­watirkan krimi­na­litas seperti pen­curian atau pe­rampokan, yang mungkin terjadi pada rumah-rumah yang diting­galkan peng­huninya. Dia juga meng­ingatkan agar para warga me­ngawasi ru­mah tetangga mereka yang mudik agar tidak terjadi kebakaran di daerahnya.

“Lampu kan nyala terus di ru­mah pemudik. Kalau terjadi kor­slet, terus kebakaran, kan se­mua juga rugi. Makanya di­awasi sa­ma-sama,” katanya.


Polsek & Polres Buka Penitipan Barang Berharga

Untuk para pemudik yang pu­lang kampung dengan me­ninggalkan kendaraan di ibu­kota, tidak perlu khawatir. Se­lama libur Idul Fitri, Polres dan Polsek di Jakarta Barat dan Ja­karta Ti­mur membuka penitip­an barang ber­harga untuk mas­yarakat. Pe­nitipan tersebut se­suai kapasitas dan daya tam­pung di setiap kan­tor Polsek dan Polres ber­sangkutan.

“Masyarakat bisa menitipkan barang berharganya seperti di kan­tor Polres dan Polsek. Mi­salnya kendaraan roda dua dan ken­daraan roda empat,” kata Ka­polres Jakarta Barat Kom­bes Suntana, kemarin.

Untuk bisa menitipkan ba­rang berharga di Polsek atau Pol­res, lanjutnya, masyarakat bi­sa mengajukan surat per­mo­honan penitipan ke Polsek dan mengisi formulir yang sudah disediakan. Setelah itu, pihak kepo­lisian akan mengarahkan ma­syarakat ke tempat penyim­panannya.

“Untuk Polres Jakarta Barat, kami hanya menampung ken­da­raan roda dua, karena lahan­nya minim. Tetapi untuk bebe­rapa Polsek di Jakarta Barat, masyarakat dapat menitipkan kendaraan roda empatnya,” kata Suntana.

Menurutnya, program terse­but digelar demi memberikan ke­nyamanan kepada masya­ra­kat yang mudik. Masyarakat tidak per­lu lagi meninggalkan kendaraan atau barang berhar­ga miliknya di rumah, karena ke­amanan pe­nitipan di Polsek dan Polres bisa diandalkan.

Suntana menambahkan, pe­nitipan mulai dibuka sejak H-7 menjelang Lebaran. Barang ber­­harga yang dititipkan dapat di­ambil kembali sampai warga kem­bali ke Jakarta.

Hal ini juga dinyatakan Ke­pala Sub Bagian Humas Pol­res Jakarta Timur, Komisaris Poli­si Didik Hariyadi. Dikatakan, Ke­po­li­sian Resort Metro Jakarta Ti­mur menyediakan layanan kepada warga yang akan mudik untuk menitipkan kendaraan, baik roda dua maupun roda em­pat ke Polres maupun Polsek-pol­sek di wilayah Jakarta Timur.

Didi menjelaskan, syarat me­nitipkan kendaraan tak sulit. Mereka yang akan meng­gu­na­kan layanan ini cukup melam­pirkan foto copy KTP, SIM dan STNK kepada petugas Polsek terdekat dengan tempat tinggal­nya.  “Nanti pas pulang mudik, mau ngambil lagi, harus tun­juk­kan KTP, SIM dan STNK yang asli,” jelas Didik. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Ibukota Bersiap Hadapi Puncak Arus Mudik
Izin Usaha Operator Bis Trans Bisa Saja Dicabut
SUDAH SETARAKAH
Lima Juta Warga DKI Akan Mudik
Pengemis Berkedok Penyapu Jalan Kembali Serbu Jakarta


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Indah Kalalo, Baru 3 Tahun, Anak Disiapkan Jadi Model

Anak pertama Indah Kalalo, Ayana, yang baru berusia tiga tahun, kerap ikut ...

 

Indah Dewi Pertiwi, No Problem Calon Suami Duda

Pasrah disebut ngarep dipacari Piyu. Toh sejauh ini Piyu sudah memberikan ...

 

Lauren Goodner, Pamer Foto Setengah Bugil

Bintang program televisi Inggris, The Only Ways Is Essex ini kembali membu ...

 

Vicky Shu, Minder Nyari Pacar Yang Kece

Vicky Shu cukup cantik dan seksi untuk ukuran seleb. Toh begitu, ia tak te ...

 

Syahrini, Kerap Gunakan Jet Pribadi, Cuek Disindir Tukang Pamer

Ngaku punya Lamborghini dan sering bepergian memakai jet pribadi. Rasanya ...

 

Duma Riris, Lahirkan Anak Perempuan

Judika Nalon Abadi Sihotang tak berhenti mengucap syukur. Istri­nya, Duma ...





Berita Populer

Titik Kebocoran Pipa Solar Milik Pertamina Ditemukan
Aher akan Bikin Surat Edaran PNS Wajib BPJS
Jakarta Masih Belum Siap Hadapi Banjir