Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

DPRD Targetkan Pansus Bank Jabar Banten
Rabu, 06 Maret 2013 , 12:03:00 WIB
Laporan: Arief Pratama

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Rudi Harsa Tanaya, menyatakan, bakal segera membentuk Panitia Khusus dugaan korupsi di Bank Jabar-Banten (BJB).

Rudi menegaskan, BJB harus segera diselamatkan sebagai aset masyarakat Jawa Barat.

"Harus segera dibentuk Pansus mengenai BJB. Kita perlu mengetahui apa yang terjadi selama BJB go public, itu harus diketahui masyarakat," kata Rudi Harsa di ruang kerjanya, Rabu (6/3).

Rudi mengatakan, pimpinan akan menjadwalkan pengunjuk rasa yang datang ke DPRD menuntut pengusutan kasus itu, untuk bertemu Komisi C. Hasil pertemuannya akan dibawa dalam rapat pimpinan untuk memutuskan pembentukan Pansus.

"Kalau memang perlu dibentuk pansus. Saya kira akan ada langkah-langkah politik karena DPRD lembaga politik. Sikapnya akan disampaikan ke pemerintah provinsi," katanya.

"Ini sudah sangat terbuka. Semua orang sudah tahu. Masak kami DPRD nggak mengambil langkah apa-apa?" pungkas politisi PDIP ini.

Kasus ini menyeruak pertama kali dari laporan masyarakat ke KPK. Diduga, ada keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam kasus ini.

Laporan perihal dugaan korupsi pada penyelewengan kredit dari bank milik Pemprov Jawa Barat ini disikapi serius KPK.

Kejaksaan Agung juga tengah menyidik dugaan korupsi dalam penyaluran kredit di Bank Jabar. Kejagung sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, termasuk pengusaha Elda Devianne Adiningrat yang juga Direktur PT Indoguna Utama (kasus sapi imor).

Awalnya. lembaga bernama Budget Advocacy Group (BAG) yang mengadukan dugaan korupsi di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Komisi Pemberantasan Korupsi, pada Senin (18/2).

Mereka mengadukan dugaan korupsi lewat pembobolan kredit Bank Jabar Banten ke Koperasi Bina Usaha Sukabumi senilai Rp 38 miliar dan PT Alpindo Mitra Baja Rp 123 miliar.

Ketua BAG, Dedi Haryadi, berharap, komisi antikorupsi segera menindaklanjuti laporannya dengan penyelidikan dan penyidikan lebih jauh tentang kemungkinan adanya jual-beli pengaruh di BJB berupa andil Gubernur Ahmad Heryawan dalam dugaan kasus-kasus itu. [ald]


Baca juga:
Akhirnya, Teten Masduki Akui Aher-Deddy Unggul
KPK Telaah Korupsi Ahmad Heryawan
Abah Landung Ingatkan Aher-Deddy Mizwar Jangan Korup
KAMMI Sesalkan Partisipasi Politik Warga Jabar Sangat Rendah
Aher-Demiz Siap Hadapi Gugatan Rieke-Teten


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Emma Stone, Tidak Mau Terpantau Social Media

Jika kebanyakan selebriti Hollywood menggunakan sosial media agar lebih de ...

 

Nikita Mirzani, Dimaafkan, Pake Jeans Robek di Pengadilan

Nikita Mirzani memenuhi panggilan Komisi Yudisial (KY) terkait pakaiannya ...

 

Kalina Oktarani, Sayang Tapi Ogah Rujuk

Sejak bercerai pada awal 2013, Deddy Corbuzier dan Kalina Oktarani tetap m ...

 

Tak Bisa Tidur, Gara-gara Anak Mau Dibawa Ke Amerika

Anne dan Hanusz bikin perjanjian di KPAI. Seribut apapun tetap mempriorita ...

 

Miranda Kerr, Sukses Move On Dari Perceraian

Perpisahan tentunya mem­buat pasangan sedikit ter­tekan. Begitu pun yang ...

 

Emma Watson, Menyesal Gagal Kumpul Kebo

Suasana hati Emma Watson sedang tidak bagus. Sebab, jali­nan asmaranya de ...





Berita Populer

Terlilit Utang Rentenir, Ibu Ini Nekad Curi Perhiasan Emas
Kakek 90 Tahun Nyaris Tewas Terbakar
BNPB: Korban Longsor Banjarnegara Belum Bertambah