Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
verified RMOL Dewan Pers

Berpakaian Khas Papua, Warga Minta KPK Periksa Mantan Wali Kota Jayapura

Nusantara  SELASA, 20 DESEMBER 2016 , 00:26:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Berpakaian Khas Papua, Warga Minta KPK Periksa Mantan Wali Kota Jayapura

Foto/RMOL

RMOL. Sejumlah masyarakat dengan mengenakan pakaian khas Papua menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (19/12).
Spandunk berlatar merah putih dibentangkan oleh enam pemuda dan pemudi yang mengenakan pakaian khas Papua itu. Dalam spanduk tersebut tertulis KPK segera memeriksa mantan Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, lantaran diduga menyalahgunakan rumah dinas dan penyelewengan atas tanah milik Pemkot Jayapura.

Selain mengenakan pakaian khas Papua, aksi teatrikal yang dilakukan enam orang ini diselingi dengan tarian dan menyanyikan lagu daerah berjudul Bunimuma dan Asaibori.

Menurut koordinator aksi, Johan Wenehen, tujuan utama aksi teaterikal ini untuk mendesak KPK mengusut kasus dugaan korupsi oknum Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, khususnya terkait penyalahgunaan rumah dinas dan penyelewengan atas tanah milik Pemkot Jayapura.

"Kami dari Papua membawa sebuah tas berisi dokumen Pemkot Jayapura. Dalam hal ini terkait dengan dugaan korupsi mantan Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano," papar Johan disela aksi.

Menurut Johan, selain menggelar aksi teaterikal, ada berbagai dokumen yang diserahkan ke bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK terkait dugaan korupsi yang dimaksud. Mereka pun berharap agar dokumen ini bisa segera ditelusuri oleh Agus Rahardjo Cs.

"Hari ini kami menyerahkan ke KPK dan kami berharap dari bukti-bukti yang kami laporkan hari ini dapat diteruskan dan ditindaklanjuti oleh KPK," terangnya.[ian]

Komentar Pembaca
Ongkos Ibadah Haji Setiap Tahun Naik Terus
Demonstrasi Menolak Gereja Di Bekasi Berakhir Rusuh
Tumpengan GMNI

Tumpengan GMNI

, 24 MARET 2017 , 02:42:00

Implementasi UU Jasa Konstruksi

Implementasi UU Jasa Konstruksi

, 22 MARET 2017 , 00:59:00

Pimpin Konsolidasi

Pimpin Konsolidasi

, 23 MARET 2017 , 04:05:00