Mulai Akademisi, Pers, Pegiat Medsos Sampai Kapolres Deklarasikan Anti Hoax

 MINGGU, 08 JANUARI 2017 , 08:55:00 WIB

Mulai Akademisi, Pers, Pegiat Medsos Sampai Kapolres Deklarasikan Anti Hoax

Foto: Malang Voice

RMOL. Gerakan anti hoax juga dideklarasikan di kota Malang, Jawa Timur (Jatim).
Deklarasi ini menutup diskusi publik 'Tsunami Media Sosial dalam Perspektif Hukum' yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jatim, Sabtu (7/1) malam di Ijen Suites Hotel.

Beberapa pihak yang terlibat dalam deklarasi anti hoax tersebut yakni IJTI, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), organisasi masyarakat, pegiat media sosial, akademisi, Dewan Pers, serta Kapolres Malang, AKBP Pol Yade Setiawan Ujung.

Perwakilan akademisi, Anang Sujoko DComm menjelaskan, gerakan ini membentuk masyarakat agar semakin sehat dalam bermedia.

"Membangun mindset anti hoax, sehat dan bijak dalam bermedia,” kata Anang seperti dikutip dari MalangVoice.Com.

Dia menjelaskan, literasi media penting untuk menangkal kabar hoax. Apalagi masyarakat juga semakin sehat dalam bermedia.

Menurut dia, perlu kerjasama antara masyarakat, akademisi dan stakeholder. Bahkan, lanjut dia, semua media massa juga harus andil dalam geraka antihoak. Pasalnya munculnya trend tidak lepas dari peran media.

"Perlunya perubahan pikir secara kritis," tegas mantan Kepala UPT Informasi dan Kehumasan Universitas Brawijaya ini.[wid] 

Komentar Pembaca
50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

, 16 JANUARI 2018 , 19:00:00

Anwar
Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ludes Dilalap Si Jago Merah

, 14 JANUARI 2018 , 03:23:00

Adegan KPK Tahan Fredrich

Adegan KPK Tahan Fredrich "Baso"

, 13 JANUARI 2018 , 16:40:00

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

, 14 JANUARI 2018 , 05:23:00