Verified

DPRD Katingan Belajar Ke Garut

Lengserkan Bupati Selingkuh

Nusantara  RABU, 11 JANUARI 2017 , 10:25:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

DPRD Katingan Belajar Ke Garut

Farida Yeni, Ahmad Yantenglie dan Endang Sulistiawatie/Net

RMOL. Kasus dugaan perzinahan yang dilakukan Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, Ahmad Yantenglie berujung pada rencana sebagian anggota DPRD Katingan memakzulkan sang bupati. Untuk itu, mereka bakal "belajar" ke Garut, Jawa Barat, tempat di mana Aceng Fikri dimakzulkan dari bupati karena dianggap melanggar undang-undang dan etika.
Ketua Komisi I DPRD Katingan Karyadie mengatakan, sebanyak 23 dari 25 anggota DPRD sepakat memakzulkan bupati karena kasus yang menimpanya. Namun, sebelum melakukan itu, mereka akan menyambangi Garut untuk 'studi banding'. "Kita tahu, ada yang pernah melakukan pemakzulan bupatinya di Garut. Nah, itu seperti apa prosesnya? Karena itu tidak diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014. Jadi kita ingin tahu," kata Karyadie.

Selain studi banding, DPRD Katingan juga bakal berkonsultasi soal dugaan perbuatan tercela bupati ke Kemendagri dan Mahkamah Agung (MA) di Jakarta. "Sebanyak 23 dari 25 anggota DPRD Katingan sepakat melakukan pemakzulan, tapi sebelumnya dilakukan konsultasi. Kami akan ke Mendagri dan MA di Jakarta, kami akan berkonsultasi," tandas politisi Partai Demokrat ini.

DPRD Katingan juga sudah menggelar rapat soal itu. Namun, dia mengaku sampai kemarin pihaknya belum berkomunikasi dengan Bupati Yantenglie.

Sekadar latar, Yantenglie telah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 284 KUHP tentang perzinaan, dengan ancaman hukuman sembilan bulan penjara. Meski tidak ditahan, keduanya dikenai wajib lapor dua kali seminggu. Berdasarkan pengakuannya kepada pihak kepolisian, Yantenglie sudah menikah siri dengan FY. Padahal FY hingga saat ini masih istri sah bintara polisi di Kalteng. Yantenglie juga sudah memiliki istri sah dari pernikahan ketiganya, yakni Endang Susilawatie yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD Katingan.

Bagaimana tanggapan netzien? Di Twitter, rencana studi banding ini dikritik. "Itu mah gak usah pake belajar atuh," kicau @belle_princesa, diamini @GEMPUR_1. "Kenapa harus ke Garut, buang-buang uang saja," cuitnya. Yang lain menimpali dengan candaan. Seperti @bachtiarLZR88. "Ni kalo dijadiin sinetron pasti laku," cuit dia,

Yang lebih rame adalah netizen di kolom komentar link berita terkait. Mereka serempak menolak studi banding aneh itu. "Buang buang duit aja. Ini mah perkara gampang kok," tulis @kabayan_simanukalit, serupa dengan @akbar_mareno. "Ya elah. Kaya jaman perang dahulu kala aja. Tinggal pencet telepon atau kirim email ke Kemendagri atau MA atau ke sekjennya DPRD garut. Efesiensi buat rakyatnya di sana. Senengnya kok pada plesiran," kicaunya. Tak jauh berbeda, akun Widjanarko Kurniawan mendukung dicopot. "Begitu aja kok belajar di tetangga, udah tahu salah moral, copot lah. Titik," tandasnya.

Sedangkan Zulfikary tak heran dengan rencana itu. "Sudah jadi habit DPRD memanfaatkan tiap kesempatan untuk jalan-jalan. Teknologi yang ada kan memungkinkan buat video conference. Kenapa fisik badannya kudu hadir di Garut sih," sindirnya.

Berbeda, Hany Emil yakin DPRD tak berani memakzulkan Bupati. "Ha ha. Dimaksulkan gimana? Isterinya sang bupati jabatannya sebagai Ketua DPRD Katingan. Mau gimana?," ujarnya.

Mendagri Tjahjo Kumolo masih menunggu surat usulan pemberhentian sang Bupati dari DPRD Katingan. "Belum, belum, kami tunggu. Selama belum ada, kami tetap menggunakan asas hukum menunggu keputusan hukum tetap," kata dia.

Jubir Mahkamah Agung (MA), Suhadi menyatakan, pimpinan atau kepala daerah bisa dimakzulkan setelah diproses hukum. Semua itu telah diatur di dalam UU Pemerintah Daerah. ***

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00