Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
verified RMOL Dewan Pers

Pesan Jimly: Pengusaha Muslim Harus Ambil Kekuasaan Dari Tangan-Tangan Jahat

Nusantara  SENIN, 20 MARET 2017 , 18:36:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Pesan Jimly: Pengusaha Muslim Harus Ambil Kekuasaan Dari Tangan-Tangan Jahat

Jimly/net

RMOL. Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie membeberkan bahwa saat ini keberadaan pengusaha muslim di Indonesia semakin minoritas. Pasalnya, dari 50 orang terkaya di Indonesia hanya 5 pengusaha yang beragama muslim.
"Kalau dari perspektif penduduk kita mayoritas muslim. Kalau perspektif ekonomi kita yang muslim justru minoritas," kata Jimly saat menerima kunjungan pengurus Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) di, kantornya, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Jimly mengatakan, saat ini yang berkuasa di Indonesia adalah para pengusaha dan pemilik modal. Bahkan mereka bisa mengatur politik dan kepentingan publik di Indonesia.

"Para pengusaha dan bandar ini bahkan berani membiayai para politikus dan calon penjabat di daerah untuk menyedot potensi alam jika berhasil memenangkan Pilkada,"kata Jimly

Oleh karena itu pengusaha muslim harus mengambil alih kekuasaan dari tangan-tangan jahat tersebut. Sudah saatnya imbuh Jimly pengusaha muslim mengalihkan kekuasaan ke arah yang lebih positif.

"Yang berkuasa sebenarnya konglomerat. Karena biaya poltik mahal, para konglongmerat biayai siapa saja yang mau berkuasa. Puncaknya demokrasi dikalahkan pengusaha saat Donald Trump berkuasa. Di Amerika sudah terjadi. Di Indonesia juga terjadi," kata Jimly

Oleh karena itu dia berpesan kepada pemuda SKPI agar berperan aktif menggerakan dunia ekonomi dan bersinergi untuk mempersatukan umat.

"Jadi itu perlunya organisasi. Pemuda muslim jangan cuma ngaji. Jadi gerakan bidang ekonomi. Masih banyak yang belum dikerjakan. Semngatnya bersatu, jangan memecah belah," pesan Jimly

Ditempat yang sama, Sekretaris Jenderal SKPI Fauzan Rachmansyah mengatakan SKPI akan terus mengadakan Roadshow ke beberapa ulama dan tokoh bangsa untuk mempersatukan pemuda muslim.

"kita terus meminta nasihat dan menuntut ilmu. Ini momen transformasi pemuda dalam gerakan taubat nasional, untuk menciptakan generasi yang beriman dan memberikan keadilan di masyarakat," demikian Fauzan.[san]



Komentar Pembaca
Ongkos Ibadah Haji Setiap Tahun Naik Terus
Demonstrasi Menolak Gereja Di Bekasi Berakhir Rusuh
Tumpengan GMNI

Tumpengan GMNI

, 24 MARET 2017 , 02:42:00

Implementasi UU Jasa Konstruksi

Implementasi UU Jasa Konstruksi

, 22 MARET 2017 , 00:59:00

Pimpin Konsolidasi

Pimpin Konsolidasi

, 23 MARET 2017 , 04:05:00