Kemensos Ajak Warga Sukabumi Tanggap Bencana

 SABTU, 08 APRIL 2017 , 19:40:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Kemensos Ajak Warga Sukabumi Tanggap Bencana

RMOL

RMOL. Kementerian Sosial mengajak warga Sukabumi, Jawa Barat untuk siap menghadapi bencana alam yang kerap terjadi belakangan ini.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, topografi wilayah sukabumi yang rawan bencana tentunya menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk itu, Kemensos terus menambah keberadaan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Sukabumi.

"Dengan Kampung Siaga Bencana diharapkan warga Sukabumi bisa lebih sigap dalam menghadapi bencana yang senantiasa mengancam. Warga dapat saling bahu-membahu meminimalisir dan mengevakuasi korban jika terjadi bencana," jelasnya saat membentuk KSB yang ke-487 di Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi (Sabtu, 8/4).

Menurut Harry, pihaknya menargetkan bisa membentuk 100 KSB di seluruh Indonesia pada tahun 2017. Pendirian KSB di Kabupaten Sukabumi merupakan yang pertama, dan akan ditambah jumlahnya.

"KSB yang ada di sini merupakan yang ke-487 dan yang pertama kalinya. Proses pembentukannya dilakukan selama tiga hari dan ada assement sebelumnya," bebernya.

Lebih dari 2.000 warga mendapatkan pelatihan penanggulangan bencana sebagai bagian KSB.

Pada kesempatan tersebut, Harry juga mengukuhkan anggota Komisi VIII DPR RI Desy Ratnasari sebagai Pembina Tagana Kehormatan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Yos Sumantri sebagai Pembina Tagana Wilayah. Pengukuhan ditandai dengan penyematan matris Tagana.

Harry juga menyerahkan bantuan logistik kepada KSB Sukamanis sebagai modal untuk mengisi lumbung sosial berupa sandang, peralatan keluarga dan peralatan evakuasi senilai Rp 21,1 juta. Dan satu unit motor TRC kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi sebagai sarana operasional penanggulangan bencana.

Sementara, Desy Ratnasari berharap masyarakat lebih bersahabat dan waspada terhadap bencana dengan pembentukan KSB Desa Sukamanis.

"Pengetahuan tentang bencana perlu diberikan dari anak usia dini sampai yang paling tua. Agar ketika terjadi bencana, korban dapat dihindari," jelasnya.

Ema selaku salah satu pengurus KSB Sukamanis sangat berterima kasih atas dibentuknya KSB dan menyampaikan harapannya ke depan. 

"Mohon pembinaan selanjutnya agar masyarakat semakin memahami bencana," imbuhnya. [wah]


Komentar Pembaca
50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

, 16 JANUARI 2018 , 19:00:00

Anwar
Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ludes Dilalap Si Jago Merah

, 14 JANUARI 2018 , 03:23:00

Adegan KPK Tahan Fredrich

Adegan KPK Tahan Fredrich "Baso"

, 13 JANUARI 2018 , 16:40:00

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

, 14 JANUARI 2018 , 05:23:00