Hanura

Komisi X Soroti Persiapan UNBK SMP

 SENIN, 24 APRIL 2017 , 00:08:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Komisi X Soroti Persiapan UNBK SMP

Net

RMOL. Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik (kunspik) dengan meninjau persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah SMP di Kabupaten Bekasi. Kunker diterima langsung Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan beberapa perwakilan sekolah.
Wakil Ketua Komisi X Fikri Faqih menyoroti beberapa persoalan yang kerap ditemukan dalam pelaksanaan UNBK. Seperti persiapan sarana dan prasarana, antisipasi kebocoran soal, server down, pihak pengawas baik yang berasal dari internal maupun eksternal, hingga prosentase target kelulusan yang dipatok oleh pemerintah setempat.

"Setiap sekolah harus difasilitasi oleh pemda, dalam hal ini adalah Disdikbud untuk antisipasi setiap kelemahan UNBK. Misalnya, persediaan genset, Disdikbud harus serius koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman saat pelaksanaan UNBK. Sebab, meski bisa diatasi genset, hal itu dapat mempengaruhi konsentrasi siswa karena panik listrik mati," jelas Fikri dalam keterangannya, Minggu (23/4).

Dari beberapa sekolah di Kabupaten Bekasi, SMP Presiden dinilai telah siap untuk mengantisipasi kendala teknis, seperti menyiapkan tim IT yang telah menyiapkan server cadangan. Serta penyiapan komputer di atas spesifikasi standar.

"Di beberapa tempat server tiba-tiba down, ini harus diantisipasi sedetil mungkin. Karena menurut panduan manual UNBK Kemendikbud, jika suatu sesi mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit maka sesi tersebut harus dijadwal ulang. Ini tentu merugikan para siswa didik yang sudah serius hadapi UNBK," ujar Fikri.

Menurutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menyatakan bahwa tidak semua sekolah memiliki genset untuk antisipasi jika terjadi pemadaman listrik meskipun telah berkoordinasi dengan PLN. Beberapa sekolah juga tidak memiliki teknisi khusus.

Untuk itu, Komisi X berharap agar siswa, guru, dan tenaga kependidikan di sekolah memiliki persiapan cukup secara mental, agar siap menghadapi segala kemungkinan dalam pelaksanaan UNBK.

"Jadi, tidak hanya siswa yang siap tapi semua elemen pendidikan di sekolah harus bekerja sama. UNBK ini tidak ada artinya bila ada di antara elemen pendidikan dalam sekolah yang tidak menjaga integritas, yakni kejujuran," demikian Fikri.

Untuk diketahui, sekolah tingkat SMP/MTs akan menyelenggarakan UNBK pada tanggal 2,3,4, dan 8 Mei 2017. Bagi daerah yang belum memenuhi kebutuhan standar komputer maka diganti dengan Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas (UNPK), khususnya di beberapa kawasan di luar Pulau Jawa. [wah] 


Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

, 17 JULI 2018 , 21:28:00