Verified

BMKG: Kebakaran Hutan Terindikasi Di Dua Kabupaten Riau

Nusantara  MINGGU, 14 MEI 2017 , 02:01:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

BMKG: Kebakaran Hutan Terindikasi Di Dua Kabupaten Riau

ilustrasi/net

RMOL. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 10 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.
"Titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen menyebar di dua kabupaten di Riau," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (14/5).

Slamet merinci titik-titik panas yang terpantau satelit Terra dan Aqua tersebut berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak tujuh titik dan Indragiri Hilir tiga titik.

Di Pelalawan menurut temuan BMKG ada tujuh titik panas dengan tingkat confidence atau kepercayaan antara 51 persen hingga 71 persen terpantau menyebar di Kecamatan Bunut dan Kuala Kampar.

Sementara di Indragiri Hilir, sebanyak tiga titik panas dengan tingkat kepercayaan 51 hingga 52 persen terpantau berlokasi di Kecamatan Gaung Anak Serka, Mandah dan Tembilahan.

"Dari seluruh titik panas itu, seluruhnya tidak ada yang dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen,"kata Slamet.

Menurut Slamet, keberadaan titik panas maupun titik api tersebut merupakan yang pertama sepanjang pekan ke-dua bulan Mei tahun 2017 ini.[san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00