Hanura

Mahasiswa: Maluku Utara Dalam Keadaan Darurat!

 KAMIS, 18 MEI 2017 , 09:57:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Mahasiswa: Maluku Utara Dalam Keadaan Darurat<i>!</i>

Foto: Dok

RMOL. Solidaritas untuk 10 petani Taliabu yang masih ditahan polisi juga disuarakan para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penyelamatan Sumber Daya Maluku Utara.
Untuk diketahui, 16 warga ditangkap kepolisian Taliabu pada akhir Januari 2017 lalu, ketika mereka berunjuk rasa menuntut PT. Adidaya Tangguh menghentikan proses penggusuran dan penyerobatan lahan pertanian warga setempat. Aksi berlangsung di Desa Todolalu, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Enam petani Taliabu di antaranya telah dibebaskan.

"Pembangunan kemajuan dan kemakmuran seharusnya dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat dan tidak pandang bulu," tegas koordinator aksi Gerakan Mahasiswa Penyelamatan Sumber Daya Maluku Utara, Novri L. Muhammad.

Bukan hanya para petani Gane yang memperjuangkan haknya, menurut Novri, mahasiswa pun tak luput dari tindakan premanisme oleh algojo gubernur Maluku Utara.

Mahasiswa dipukul oleh algojo gubernur saat menyuarakan aspirasi rakyat Gane di depan kediaman gubernur di Ternate.

Tindakan intimidasi terhadap masyarakat Taliabu, tegas dia, menunjukkan bahwa gubernur tidak lagi pro rakyat.

"Kami mengajak seluruh mahasiswa Maluku Utara se Pulau Jawa, untuk bergabung bersama kami menuju Jakarta pada tanggal 15 - 19 Mei 2017 dan saling bergandeng tangan melawan segala penindasan yang terjadi di Bumi Moloku Kie Raha," serunya.

"Maluku Utara dalam keadaan emergency," tambahnya.[wid]



Komentar Pembaca
25 Hal Tentang Menteri Amran

25 Hal Tentang Menteri Amran

, 19 APRIL 2018 , 17:00:00

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00