Rita Widyasari

BNPB: Belum Ada Laporan Korban Jiwa Akibat Banjir Belitung

Nusantara  SENIN, 17 JULI 2017 , 06:46:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Ribuan rumah di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur terendam banjir hingga dua meter sejak Sabtu (15/7) pagi. Hujan deras yang berlangsung sejak Jumat (14/7) hingga Minggu (16/7) telah menyebabkan banjir yang luas di dua kabupaten di Bangka Belitung itu.
Begitu kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/7).

Dia menjabarkan bahwa di Kabupaten Belitung Timur, banjir melanda tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Simpang Renggiang, Kepala Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar.

"Beberapa desa di Kecamatan Simpang Renggiang seperti Desa Simpang Tiga, Air Ruak, Renggiang, Lintang dan Air Madu terendam banjir antara 25-120 centimeter. Evakuasi warga terhalang tingginya banjir dan terbatasnya perahu karet," jelasnya.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Kelapa Kampit menyebabkan 9 mobil terjebak banjir, 2 mobil hanyut pada Minggu sekitar pukul 02.30 Wib. Namun begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.  

"Akses Jalan Raya Kelapa Kampit-Tanjung Pandan tepatnya depan Kompleks PLN Desa Mayang mengalami rusak karena terus menerus tergerus aliran air hujan. Jalan lintas Tanjung Pandan-Buding menuju Kampit dan Manggar tidak bisa dilalui kendaraan karena kedalaman air 3 meter, akibat Sungai Buding meluap," kata Sutopo.

Hal serupa terjadi di Kecamatan Gantung. Pada Minggu pagi jalan raya dari Gantung menuju Manggar putus. Tepatnya di Dusun Selumar RT 12 Aik Merantik Desa Selinsing.

Di Kecamatan Manggar jembatan Aik Meranti Desa Selumar putus sehingga lumpuh total. Bantuan logistik mengalami kendala akibat jalan putus dan terendam banjir.

"Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir. Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yakni jembatan Kampung Gunung, Jembatan Batu Penyok dan Jembatan Bantan," terangnya.

Sementara di Kabupaten Belitung banjir melanda empat kecamatan yaitu Kecamatan Tanjung Pandan, Membalong, Sijuk dan Badau.

Beberapa ruas jalan juga tidak dapat dilalui kendaraan karena terendam banjir. Sebanyak 40 rumah di Desa Kembiri Kecamatan Membalong terendam banjir hingga 2 meter akibat luapan Sungai Kembiri. Beberapa perahu milik warga tenggelam tersapu banjir yang terjadi pada Minggu dini hari pukul 02.30 Wib di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk.

Saat ini, aparat gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, SKPD, PMI, relawan dan masyarakat tengah membantu evakuasi warga yang terkena banjir.

Sutopo mengatakan bahwa kerugian sementara yang diderita adalah 5 unit perahu sampan dan 2 unit perahu boat milik masyarakat Desa Sungai Padang tenggelam. Namun begitu, pihaknya belum mencatat adanya laporan mengenai korban jiwa akibat bencana ini.

"Hingga saat ini belum ada laporan jumlah korban jiwa. Pengungsi ditempatkan pada daerah-daerah tinggi yang tidak terkena banjir. Pendataan masih dilakukan," tutupnya. [ian]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Solidaritas Indonesia Untuk Kuba

Solidaritas Indonesia Untuk Kuba

, 23 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

, 22 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Persiapan HUT TNI

Persiapan HUT TNI

, 23 SEPTEMBER 2017 , 03:40:00

Tes Urine Di Kemang

Tes Urine Di Kemang

, 23 SEPTEMBER 2017 , 04:14:00