Tanggap Darurat Banjir Belitung-Belitung Timur Ditetapkan 14 Hari

 SELASA, 18 JULI 2017 , 08:16:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tanggap Darurat Banjir Belitung-Belitung Timur Ditetapkan 14 Hari

Foto/Net

RMOL. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) terus melakukan penanganan darurat banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.
Kepala BNPB, Willem Rampangilei mengatakan, percepatan penanganan darurat banjir perlu dilakukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Posko tanggap darurat agar segera diaktivasi.

Bupati Belitung dan Bupati Belitung Timur diminta agar segera menetapkan masa tanggap darurat bencana agar pemerintah dapat memberikan bantuan pendampingan.

"Mengingat dua kabupaten yang terlanda banjir, apalagi Bangka Belitung belum memiliki BPBD maka Gubernur Babel dapat menetapkan tanggap darurat untuk memudahkan koordinasi, komando dan pelaksanaan percepatan tanggap darurat. Struktur organisasi pos komando tanggap darurat juga harus segera ditetapkan," ujar Kepala BNPB, Selasa (18/7).

Melalui rapat koordinasi diputuskan bahwa masa tanggap darurat banjir di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur ditetapkan selama 14 hari yaitu 15-28 Juli 2017.

Masa tanggap darurat ini ditetapkan baik di Provinsi Babel melalui surat keputusan Gubernur maupun Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur melalui keputusan Bupati.

"Dengan adanya penetapan masa tanggap darurat maka dapat kemudahan akses dalam pengerahan personil, sumber daya, keuangan dan lainnya sesuai peraturan yang ada sehingga operasi tanggap darurat dapat dilakukan cepat," ungkap Kepala BNPB.

Willem menambahkan, BNPB akan mengkoordinasikan potensi nasional untuk membantu pemerintah daerah di Babel.

"Jangan merasa sendirian mengatasi bencana ini. BNPB akan terus mendampingi pemda. Belum adanya BPBD di Belitung Timur memang menyulitkan penanganan. Apalagi nanti saat pancabencana, pendanaan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi akan sulit disalurkan," imbuhnya.

"Ini menjadi pembelajaran pentingnya BPBD dibentuk di daerah. Begitu juga BPBD Belitung yang digabung dengan organisasi lain maka akan menyulitkan. Itulah pentingnya membentuk BPBD karena UU Nomor 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan demikian. Daerah-daerah di Babel itu rawan bencana. Ancaman meningkat, kerentanan juga makin meningkat tetapi kapasitas masih rendah. Akhirnya risikonya tinggi," tukas Kepala BNPB menambahkan. [rus]

Komentar Pembaca
Musim Panen Kok Impor Beras

Musim Panen Kok Impor Beras

, 12 JANUARI 2018 , 19:00:00

Gerindra: Minta 40 Miliar? Untuk Saksi Saja 61,5 Miliar
Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

, 11 JANUARI 2018 , 23:13:00

Menemui Ketua Umum

Menemui Ketua Umum

, 11 JANUARI 2018 , 04:21:00

Rapat Gabungan Persiapan Pilkada Serentak 2018