IPW Minta Idham Azis Segera Tuntaskan Kasus Rizieq Shihab

 KAMIS, 27 JULI 2017 , 14:15:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

IPW Minta Idham Azis Segera Tuntaskan Kasus Rizieq Shihab

Habib Rizieq/Net

RMOL. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis perlu melakukan tindakan tegas terkait kasus Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M. Rizieq Shihab. Sehingga, pihak Polda Metro Jaya (PMJ) dapat menjelaskan kelanjutan proses hukum tersangka kasus dugaan percakapan porno tersebut.
Selain itu, juga diharapkan segera menyelesakan kasus Novel Baswedan yang hingga kini belum diketahui pelakunya.

"Kasus Novel dan Rizieq, serta kasus makar yang banyak melibatkan tokoh kritis, perlu Idham jelaskan kepada publik kelanjutannya agar ada kepastian hukum," kata Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane, Kamis (27/7).

Selain itu, Idham juga ditantang untuk dapat membuat situasi Ibukota tetap kondusif. Khususnya, terkait potensi ketegangan sosial pasca Pilgub Jakarta yang perlu dicermati agar tidak menjadi konflik sosial. Termasuk juga, ancaman terorisme yang tetap harus diantisipasi. Serta, kejahatan bersenjata api.

"Dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh ulama perlu dilakukan secara intensif agar bisa meredakan ketegangan di Ibukota pasca Pilgub Jakarta. IPW berkeyakinan Idam mampu melakukannya, mengingat jam terbangnya bertugas di wilayah konflik cukup mumpuni," paparnya.

Neta mengatakan, Idham juga perlu melakukan terobosan dan rekayasa lalulintas yang agak ekstrem untuk menghindari kepadatan lalulintas Ibukota. Khususnya, dalam menciptakan terobosan menyangkut kenyamanan berlalulintas.

"Misalnya melarang semua truk kontainer memasuki wilayah Jakarta. Baik siang maupun malam hari. Artinya semua kontainer harus melintasi JORR, termasuk ke pelabuhan Tanjung Priok. Lalu, memberlakukan genap ganjil bagi kendaraan mobil dan motor yang melintasi wilayah Jakarta," terangnya.

Neta menilai, latar belakang Idham yang sudah malang melintang di reserse di wilayah hukum PMJ, tentu akan memudahkannya untuk menata dan membangun sistem keamanan di Ibukota.

"Idham bukanlah orang baru bagi Polda Metro Jaya (PMJ). Ia pernah bertugas di Depok, di Jakarta Barat dan di lingkungan PMJ. Dengan demikian Idham pasti sangat paham dengan karakteristik dan potensi gangguan keamanan Jakarta. Sangat paham dengan daerah-daerah rawan Ibukota," pungkasnya. [ian]

Komentar Pembaca
50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

, 16 JANUARI 2018 , 19:00:00

Anwar
Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ludes Dilalap Si Jago Merah

, 14 JANUARI 2018 , 03:23:00

Adegan KPK Tahan Fredrich

Adegan KPK Tahan Fredrich "Baso"

, 13 JANUARI 2018 , 16:40:00

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

, 14 JANUARI 2018 , 05:23:00