Rita Widyasari

Danny Pomanto: Makassar Hattrick Adipura, Kebersihan Jadi Budaya Baru

Nusantara  KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 , 16:58:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Danny Pomanto: Makassar Hattrick Adipura, Kebersihan Jadi Budaya Baru
RMOL. Sejarah baru perolehan Piala Adipura di Kota Makassar telah dicatat Walikota Mohammad Ramdhan Pomanto atau lebih dikenal dengan Danny Pomanto.
Kota utama di daerah timur Indonesia ini berhasil meraih Adipura tiga kali berturut- turut di periode pertamanya yang baru berjalan tiga tahun. Dalam dunia olahraga sepakbola, prestasi ini diistilahkan "hattrick".

Prestasi ini menambah jumlah perolehan Piala Adipura oleh Makassar yakni lima piala. Piala Adipura pertama diraih di era Walikota Malik B Masri untuk ketegori kota kecil tahun 1997. Lalu di akhir masa jabatan Walikota Ilham Arief Sirajuddin, dan kategori kota metropolitan pada 2013.

Di tiga tahun pertama kepemimpinan Danny, tiga Piala Adipura kategori kota metropolitan diboyong. Masing-masing Adipura Buana tahun 2015, Adipura Kirana 2016, dan kembali meraih Adipura Kirana tahun ini yang diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, di Auditorium Manggala Wanabakti, kemarin malam.

Terkait penghargaan itu, Danny berterimakasih kepada masyarakat yang setiap hari aktif membersihkan kota, terutama terhadap Satgas Kebersihan.

"Alhamdulillah, ini yang ketiga dan tahun depan kita sudah Adipura Kencana. Kencana itu harus tiga kali berturut- turut dulu meraih Adipura," kata Danny dalam keterangan persnya, Kamis (3/8).

Menurut Danny, kerja-kerja untuk meraih Adipura tidak harus menunggu masa dimulainya penilaian, melainkan dilakukan setiap hari sebelum penilaian. Hal ini menjadi budaya baru di kota berjuluk Anging Mammiri tersebut. Tetapi, menurut Walikota berlatar ilmu arsitek ini, yang lebih penting dari Adipura adalah bagaimana tiap warga memiliki Adipura di hatinya masing-masing. Dengan demikian ada satu kesadaran menjaga kebersihan lingkungannya.

"Adipura itu sekadar lambang, tapi intinya adalah kebersihan itu menjadi budaya baru kita," ucapnya.

Danny mengatakan masih banyak hal yang mesti terus dikembangkan dan diperbaiki ke depan. Seperti drainase, taman, pepohonan, sistem bank sampah yang harus lebih disempurnakan, industri sampah yang akan dibangun, dan pembangkit listrik tenaga sampah (waste to energy).

"Kita sudah mencatatkan sejarah baru, sejak tiga tahun kita bersama semua, tiga kali Adipura berturut-turut kita dapatkan," demikian Danny. [ald]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

, 19 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

, 19 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Stop Kekerasan Pada Rohingya

Stop Kekerasan Pada Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 06:50:00

Aksi Bela Rohingya

Aksi Bela Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 02:29:00

Barang Bukti OTT Batu

Barang Bukti OTT Batu

, 17 SEPTEMBER 2017 , 20:16:00