Verified

Dukung Sektor Pariwisata, Helicity Rambah Pulau Bintan

Nusantara  JUM'AT, 04 AGUSTUS 2017 , 19:18:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Dukung Sektor Pariwisata, Helicity Rambah Pulau Bintan

Net

RMOL. Helicity sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi berkomitmen kuat mendukung perkembangan ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata.
Karena itu, Helicity berencana membuka jalur wisata ke Pulau Bintan. Keberadaan Pulau Bintan di Kepulauan Riau menjanjikan secara ekonomi dan wisata mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing yang bersebelahan dengan Batam, Singapura, dan Malaysia.

Di bawah Whitesky Aviation, Helicity akan membuka penerbangan helitour di Pulau Bintan. Program akan melayani rute penerbangan helikopter ke berbagai destinasi wisata di Bintan.

"Program helitour ini merupakan kerja sama Whitesky dengan Bintan Aviation Investment yang akan segera kami tandatangani. Ini merupakan upaya untuk mendukung program pariwisata dan konektivitas dari pemerintah Indonesia," jelas CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja kepada redaksi, Jumat (4/8).

Menurutnya, Whitesky Aviation kelak melayani berbagai kepentingan di Bintan seperti pariwisata, medis hingga industri. Geliat pariwisata dan pembangunan ekonomi di Bintan ditandai dengan pembangunan kawasan industri seluas 4.000 hektar maupun pembangunan bandara internasional yang akan mulai beroperasi tahun depan.

Diperkirakan lebih dari 500 ribu wisatawan masuk ke Bintan setiap tahun, sebagian besar wisatawan mancanegara yang masuk melalui Batam, Singapura maupun Malaysia. Adanya bandara internasional memungkinkan wisatawan langsung ke Bintan dari Jakarta.

"Meski demikian, dengan melihat potensi Bintan tidak menutup kemungkinan Whitesky akan terus berinvestasi dalam berbagai lini ke depan. Seperti misalnya Helicity, Helimedic hingga jasa perawatan pesawat atau disebut bisnis maintenance, repair dan overhaul," beber Denon.

Whitesky Aviation merupakan perusahaan yang berpengalaman dalam mengoperasionalkan helikopter. Lini bisnis mereka meliputi heli charter, heli medis hingga heli tour. Saat ini mereka juga terus mengembangkan bisnis ritel helikopter yang bernama Helicity yang melayani penerbangan dari dalam dan antar-wilayah di Jakarta hingga Bandung, Sukabumi sekitarnya serta area Banten.

Bintan Aviation Investment di bawah Salim Group sendiri merupakan perusahaan yang saat ini berinvestasi pada pembangunan proyek Bintan Airport & Aerospace Industry Park seluas 800 hektar dan kawasan industri seluas 510 hektar. Kawasan tersebut nantinya akan menangani bisnis penerbangan umum, fasilitas MRO hingga pusat logistik.

Kerja sama keduanya bisa dikatakan sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan. Kemenpar menyebut bahwa Indonesia butuh 30 juta kursi pesawat pada tahun ini untuk mencapai target wisatawan asing sebanyak 20 juta orang pada 2019. Bersama Kemenhub menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara. Juga menggandeng PT Angkasa Pura I dan II serta Air Nav Indonesia. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00