Verified

Mensos Turun Langsung Resmikan KSB Mahameru

Nusantara  SABTU, 05 AGUSTUS 2017 , 18:27:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Mensos Turun Langsung Resmikan KSB Mahameru

Foto: Istimewa

RMOL. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampung Siaga Bencana (KSB) ke-502 yang terletak di Desa Gubugklakah , Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Sabtu (5/7).
Berdirinya KSB yang diberi nama KSB Mahameru ini dilatarbelakangi oleh kondisi Indeks Risiko Bencana di Kabupaten Malang yang termasuk tinggi dengan skor 219. Dimana secara nasional menempati peringkat ke-9 dari 496 kabulaten/kota yang memiliki risiko bencana tinggi dan sedang.

"Khusus untuk Poncokusumo berpotensi terhadap bencana alam berupa tanah longsor dan erupsi gunung api Bromo dan Semeru," kata Khofifah seperti disebutkan dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, sesaat lalu.

Menurut dia, ada tiga desa di Kecamatan Poncokusumo yang sangat rawan terjadi bencana alam. Sebab, mereka diapit oleh Gunung Bromo dan Gunung Semeru yakni Desa Gubug klakah, Desa Ngadas, dan Desa Pandandari.

"Kampung Siaga Bencana dibentuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana sekaligus peningkatan kapasitas relawan masyarakat dalam penanggulangan berbasis masyarakat," jelas Khofifah.

Dalam pengukuhan ini hadir para personil Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Malang dan Malang Raya  serta 60 orang warga Kecamatan Poncokusumo yang telah dilatih dalam hal manajemen bencana, pemetaan daerah rawan bencana, manajemen pengungsian, evakuasi bencana dan skenario simulasi bencana.

Mensos juga memberikan secara simbolis bantuan peralatan bencana baik bagi Dinas Sosial Kabupaten Malang maupun KSB.

Di tempat yang sama Mensos juga menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH). Sebanyak 500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kecamatan Poncokusumo hadir dan mencairkan bansos tahap II dan tahap III sekaligus.  Jumlah yang diterimakan Rp1.000.000 per KPM.

Usai penyerahan bansos secara simbolis, Mensos yang tengah menyampaikan arahannya tiba-tiba memanggil para penerima PKH dan anggota KSB. Para tokoh adat suku Tengger, perwakilan TAGANA, pengurus KSB, anak berprestasi keluarga PKH sampai berjajar 30 orang.  Warga yang awalnya malu-malu dan ragu mendekat akhirnya memberanikan diri maju ke depan. Lalu khofifah membagikan bendera merah putih dibuat formasi memanjang lapangan.

"Di bulan Agustus ini kita merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia. Sekarang saya mengajak semua kembali mengobarkan semangat merah putih di dalam jiwa kita. Semangat cinta Indonesia dan cinta tanah air. Saya minta semuanya yang di depan bentangkan bendera merah putih dan kita nyanyikan lagu Berkibarlah Benderaku," tuturnya bersemangat membimbing seluruh hadirin.

Sementara itu, Ibu-ibu KPM PKH yang tidak maju ke depan tampak tak mau kalah. Demikian pula anak-anak dari KPM PKH berprestasi. Mereka berdiri serentak sambil mengangkat tinggi-tinggi bendera nerah putih  ukuran kecil  yang ada di genggaman masing-masing.

"Berkibarlah Benderaku , lambang suci gagah perwira. Diseluruh pantai Indonesia kau tetap pujaan bangsa.....Siapa berani menurunkan engkau, serentak rakyatmu membela. Sang merah putih yang perwira Berkibarlah Slama-lamanya," nyanyi mereka serempak.

Mensos yang mengenakan kemeja dan jilbab putih dipadu celana panjang hitam tampak berkeliling berbaur bersama warga. Senyum dan tawa menghiasi bibir mereka yang mendapat sapaan dari perempuan nomor satu di Kementerian Sosial ini.

Usai menyanyikan lagu, Mensos berpesan agar mereka menjaga dan memupuk rasa cinta tanah air dan menjaga kesucian merah putih. Mensos juga meminta agar para orangtua memulainya dari lingkup terkecil yakni keluarga.

"Jangan nodai merah putih dengan narkoba, jangan nodai merah putih dengan  terorisme, dan jangan nodai nerah putih dengan  tindakan intoleransi. Jaga jiwa kita agar tetap merah yang berarti berani dan jaga hati kita agar tepat putih yang berarti suci," tuturnya.

Setelah selesei, khofifah meminta bendera merah putih tersebut dibawa ke rumah dan dikibarkan di halaman rumah masing-masing sampai puncak HUT RI, 17 Agustus mendatang. [sam]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Oentoek Padoeka Jang Moelja

Oentoek Padoeka Jang Moelja

, 22 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

, 21 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00