Verified

Angka Kemiskinan di Pandeglang Turun 1,7 Persen

Nusantara  SENIN, 07 AGUSTUS 2017 , 18:19:00 WIB

Angka Kemiskinan di Pandeglang Turun 1,7 Persen

Ilustrasi/Net

RMOL. Angka kemiskinan di Pandeglang mengalami penurunan, meski jumlahnya tidak begitu signifikan.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, ada 113 ribu Kepala Keluarga (KK), atau sekitar 10,46 persen dari jumlah penduduk Pandeglang, berada di bawah garis kemiskinan, sesuai sensus 2016.

"Angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang, memang tergolong sangat tinggi, dimana dari sensus tahun 2016, tercatat sekitar 113.000 KK, atau 10.46 persen dari penduduk Pandeglang, tergolong miskin. Namun begitu, angka tersebut sudah mengalami penurunan sekitar 1.7 persen-nya," jelas Irna seperti diberitakan RMOLBanten.com.

Meski program pengentasan kemiskinan tersebut belum optimal, lanjut dia, adanya bantuan yang dikucurkan pemerintah, sedikit mampu menekan angka kemiskinan tersebut. Seperti halnya sejumlah program yang disalurkan tahun ini, seperti Dana Desa (DD) yang mencapai hingga Rp. 401 miliar, diharapkan dapat semakin menekan angka kemiskinan.

"Kemarin baru turun 1.7 persen jadi 10.46 persen, tapi lumayan lah itu selama kepemimpinan ibu di Pandeglang ini. Ibu berharap, tahun depan bisa diangka 8 persen, berarti berkurang lagi 2 persen. Memang tidak semudah membalikan telapak tangan, tapi kami berharap kasus kemiskinan bisa diselesaikan diakhir masa jabatan kami (Irna-Tanto)," tambah Irna.

Upaya Pemkab dalam merealisasikan hal itu, yakni dengan mengusulkan penambahan kuota penerima bantuan. Seperti halnya penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dan diakuinya, tahun 2017  ini, Pemkab mengalokasikan bantuan sebesar Rp. 5 juta/KK, yang diberikan pada 450 KK, diharapkan tahun depan dana bantuan RTLH bisa ditingkatkan, sesuai fiskan daerah.

"Maka kami saat ini begitu fokus untuk mewujudkan PSN (Proyek Strategis Nasional), karena itu menjadi salah satu penunjang, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, multi player effect-nya kerasa, investasi hidup dan masyarakat akan terlibat," tuturnya.

Namun begitu, Irna mengungkapkan bahwa usaha pengentasan kemiskinan di Pandeglang, tidak akan berjalan lancar, jika tidak dibarengi dengan perubahan pola pikir masyarakat.

Karenanya, Irna meminta penerima bantuan, agar menciptakan suatu hal yang produktif, agar tidak terus-terusan mengharapkan bantuan pemerintah. [sam]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Oentoek Padoeka Jang Moelja

Oentoek Padoeka Jang Moelja

, 22 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

, 21 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00