Idul Kurban, Sinar Joyoboyo Kembali Bagikan Ribuan Plastik Ke Masjid-masjid

Nusantara  KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 08:55:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Idul Kurban, Sinar Joyoboyo Kembali Bagikan Ribuan Plastik Ke Masjid-masjid

Foto/Net

RMOL. Sinar Joyoboyo Plastik kembali membagikan ribuan plastik halal kepada ratusan masjid di Indonesia, terutama Masjid Istiqlal, untuk membungkus daging kurban yang akan dibagikan pada masyarakat.
"Kami memahami di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya muslim, halal sudah menjadi kebutuhan konsumen muslim yang harus diperhatikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat juga bisa lebih tenang bahwa daging kurban yang dibagikan sudah dalam kemasan yang halal dan aman," ungkap Himawan Wijaya dari Sinar Joyoboyo Plastik dalam keterangannya pagi ini, Kamis (32/8).

Dia menjelaskan seberapa pentingnya arti kemasan sebuah produk. Kemasan tentunya bukan hanya sekedar dapat membungkus makanan dan minuman dengan baik, namun kemasan juga berfungsi melindungi isi produk agar tetap terjaga kualitas mutunya agar tidak rusak, kemasan yang baik harus juga mampu menjaga kandungan gizi produk yang terkandung di dalamnya.

Berbagai jenis kemasan yang beredar di pasaran yang dikhususkan untuk produk pangan umumnya terbuat dari berbagai jenis bahan, ada yang terbuat dari kaleng, kaca, styrofoam, kertas dan juga plastik.

"Jika kita berbicara tentang plastik yang masih menjadi bahan kemasan pilihan bagi sebagian besar konsumen, kosumen harus bisa lebih cermat dalam memilih wadah makanan dan minuman berbahan plastik. Konsumen hendaknya dapat memilih plastik yang memiliki kualitas food grade atau yang biasa dilambangkan dengan sendok dan garpu yang artinya bahan plastik yang berkategori aman untuk bersentuhan dengan makanan," ungkapnya.

Namun tak hanya memilih plastik yang berlogo sendok garpu saja, bagi mayoritas masyarakat Indonesia yang muslim ternyata plastik yang halal pun tak kalah penting bagi makanan yang berfungsi melindungi makanan agar tidak terkontaminasi dari hal lain yang tidak halal.

"Plastik yang diolah dengan berbahan dasar high density polyethelene yang telah bersertifikat Halal oleh MUI ini tentunya bisa menjadi pilihan," papar Himawan.

Himawan juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat dalam memilih plastik, plastik bisa dicermati dengan tiga cara. Dicium, plastik yang baiknya tentunya bebas dari bau bahan kimia. Diraba, plastik jika diraba permukaannya halus tidak tersisa butiran butiran kasar atau mengumpal pada permukaannya. Diterawang, plastik juga dapat diterawang, plastik yang baik bersih tidak terdapat serat plastik atau kotoran. Untuk lebih jelasnya konsumen dapat melihat tips cermat memilih plastik pada www.plastikbaik.com dan www.sinarjoyoboyo.com.

"Biji plastik yang digunakan dan juga proses produksi sudah disertifikasi Halal ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sehingga ini merupakan terobosan besar yang layak mendapat apresiasi dan menjadi tonggak kebutuhan akan sertifikasi halal untuk kemasan produk pangan. Sebab produk halal dan higienis merupakan kebutuhan utama masyarakat Indonesia," tandasnya. [rus]

Komentar Pembaca
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Menerima Vonis (Part III)
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Harapan (Part II)
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00