Polantas Yang Dimaki Pengemudi Fortuner Diperintahkan Melapor

Nusantara  SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 16:09:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

RMOL. Video berisi adegan pengemudi mobil Toyota Fortuner berpelat B 78 ABR berdebat dengan beberapa Polisi Lalu Lintas di tol Cawang arah Semanggi, Jakarta, menjadi perhatian Polda Metro Jaya.
Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik yang beredar di kalangan wartawan, tampak pria berperawakan tinggi tambun menggunakan kaos oblong hitam berdiri di sebelah mobil Fortuner yang dikendarainya. Ia tengah berdebat dengan tiga orang Polantas yang bertugas di pintu masuk contra flow tol Cawang arah Semanggi, Jakarta. Kejadian itu diduga berangsung tadi pagi.

Diduga, pemicu dari pertengkaran itu karena sang pengendara Fortuner memaki-maki para Polantas yang bertugas dengan kata-kata kotor. Ia kesal karena melihat pelanggaran lalu lintas di ujung pintu masuk contra flow.

Dikonfirmasi tentang itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, mengaku belum mendengar lebih lengkap kronologinya.

"Saya belum tahu pasti, saya tadi mau konfirmasi tapi masih rapat," ujar kepada wartawan, Senin (11/9).

Pengemudi yang bersikap kasar itu memang tidak diproses hukum karena dibiarkan berlalu oleh para petugas yang berjaga.

Tapi, Budiyanto menyarankan anggota Polantas yang merasa dirugikan melaporkan kejadian ke markas.  

Menyusul beredarnya video itu, sejak tadi beredar pula pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal. Diduga pesan WhatsApp itu berasal dari salah satu Polantas yang ada dalam video itu.

Selamat pagi ndan ijin di laporkan hari ini senin tanggal 11 September 2017 sekira pukul 07.00 wib telah terjadi perbuatan tidak menyenangkan oleh seseorang pengemudi fortuner B 78 ABR di pintu masuk contraflow KM 1.700 tol cawang arah semanggi,adapun kronologis kejadian sbb:

Pada saat kami sedang melaksanakan pemantauan dan pengaturan di pintu masuk CF (contra flow), tiba2 melintas kendaraan Fortuner B 78 ABR di depan kami sambil membuka kaca dan teriak KONT*L  kepada kami selanjutnya anggota atas nama Brigadir ROBI BINTANG lari melakukan pengejaran dan dapat menghadang kendaraan tersebut untuk menanyakan identitas dan surat-surat kendaraan namun ybs tidak bersedia menunjukan identitas maupun surat2 kendaraannya selanjutnya kami bertanya kepada ybs maksudnya apa berbicara kotor kepada kami.

Ybs menyampaikan di ujungnya pintu masuk kontraflow ada yg melanggar pindah jalur/memotong antrian masuk contraflow, kami tanyakan kepada ybs kalaupun toh ada orang yg bapak anggap melanggar lalu lintas kan bisa bapak sampaikan kepada kami secara baik2 kenapa kami yg jadi sasaran dan saudara mengucapkan perkataan kotor, salah kami apa, apakah pantas saudara berbicara kotor di samping seorang perempuan seperti itu, bahaimana perasaan saudara jika saudara yg di umpat dgn kata2 seperti itu,kemudian karena menimbulkan kemacetan akhirnya ybs pergi tanpa mau diperiksa.
[ald] 

Komentar Pembaca
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Menerima Vonis (Part III)
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Harapan (Part II)
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00