Peluang Beasiswa Doktoral Di Australia Makin Terbuka

Nusantara  SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 22:58:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Peluang Beasiswa Doktoral Di Australia Makin Terbuka

Net

RMOL. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyatakan, setiap tahun banyak kesempatan beasiswa yang ditawarkan untuk melanjutkan program doktoral bagi mahasiswa dan dosen Indonesia di Australia.
Beasiswa terdiri dari beasiswa pemerintah menggunakan dana APBN dan beasiswa yang langsung diberikan oleh kampus-kampus di Negeri Kangguru.

"Peluang beasiswa doktoral ke Australia semakin terbuka lebar melalui beasiswa yang ditawarkan oleh banyak instansi dan pihak universitas," ujar John Pariwono, koordinator Beasiswa Luar Negeri Kemenrisdikti di Jakarta (Senin, 11/9).

Doctoral Program Information Day Monash University yang digelar pada 9-10 September 2017 bertujuan untuk memberikan informasi lebih lengkap kepada dosen dan mahasiswa yang ingin mengambil program doktoral di Australia. Bantuan beasiswa tersebut akan membantu pemerintah dan calon mahasiswa doktoral Indonesia melanjutkan studi ke Australia, khususnya Monash University.

Diakui John, selama ini program beasiswa doktoral dari pemerintah seperti dalam skema BUDI dan LPDP jumlahnya masih terbatas karena terkendala dana. Hanya sekitar 100 orang yang mampu diberikan beasiswa doktoral setiap tahun, termasuk yang diberangkatkan ke luar negeri.

Padahal urgensi peningkatan angka doktor di Indonesia menjadi persoalan yang disoroti oleh pemerintah. Data statistik Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kemenristekdikti, tercatat pada 2017 jumlah dosen bergelar S3 ini dari saat sejumlah 34.223 orang atau sekitar 14 persen dari total 250 ribu dosen di seluruh Indonesia.

Senior Pro Vice Chancellor (Academic) Monash University Zlatko Skrbis menambahkan komitmen pemerintah Australia dan Monash University membantu peningkatan sumber daya manusia Indonesia melalui beasiswa program doktoral yang ditawarkan. Monash University hampir setiap tahun mencari bibit unggul mahasiswa Indonesia.

"Kita komit ikut mengembangkan kualitas manusia di Indonesia melalui lulusan yang berkualitas di Monash University. Ini ditunjukkan dengan kegiatan Program Information Day Monash yang digelar untuk kedua kalinya di Jakarta," jelasnya.

Lanjut Zlatko, saat ini ada 1.400 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Monash University, 70 diantaranya merupakan program doktoral. Monash University sendiri merupakan salah satu kampus riset terbaik di Australia dan menduduki ranking 73 kampus terbaik dunia. [wah]


Komentar Pembaca
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Menerima Vonis (Part III)
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Harapan (Part II)
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00