Rita Widyasari

Pertamina Salurkan 513 Paket Converter Kit Untuk Nelayan Demak

Nusantara  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 08:24:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Dalam rangka mendukung Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), PT Pertamina menjalankan penugasan pemerintah dengan pembagian 513 paket converter kit untuk nelayan kecil di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pembagian paket perdana konverter kit untuk nelayan di Demak ini secara simbolis diserahkan oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial kepada wakil nelayan disaksikan oleh Anggota Komisi VII DPR  Daryatmo dan Senior Vice President Non Fuel Marketing Pertamina, B. Trikora Putra.

Pemberian paket perdana konverter kit untuk nelayan terdiri dari mesin kapal, konverter kit serta pemasangannya dan tabung khusus LPG beserta isinya. Kriteria penerima adalah nelayan pemilik kapal kurang lebih 5 GT, kapal yang dimiliki berbahan bakar bensin atau solar dan berdaya mesin kurang lebih 13 HP, serta belum pernah menerima bantuan sejenis.

Alokasi anggaran yang tersedia pada tahun 2017 dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM sebesar Rp 120,92 miliar untuk 16.981 paket yang akan dibagikan untuk nelayan di 26 kabupaten. Salah satunya adalah Kabupaten Demak yang mendapatkan 513 paket perdana konverter kit.

Kementerian ESDM menugaskan Pertamina untuk melaksanakan program penyediaan, pendistribusian dan pemasangan paket perdana LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil di berbagai daerah seluruh Indonesia sejak tahun 2016. Selain 513 paket konverter kit yang dibagikan tahun ini, sebelumnya pada tahun 2016 telah dibagikan 400 unit di Demak.

"Dengan menggunakan paket konverter kit ini, nelayan bisa menghemat biaya bahan bakar hingga 50 persen, yang biasanya menghabiskan misalkan Rp 100 ribu untuk membeli bensin, bisa digantikan dengan dua tabung LPG saja yang jelas harganya jauh lebih murah. Ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke SPBU untuk membeli bensin dan lagi menghemat biaya bahan bakar," ujar Ego Syahrial dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

Sementara itu, SVP Non Fuel Marketing Pertamina B. Trikora Putra menyampaikan, Pertamina akan selalu konsisten mendukung program pemerintah dan memberikan upaya terbaik dalam setiap penugasan yang diberikan.

"Distribusi paket perdana LPG 3 Kg kepada nelayan kecil di Demak ini sekaligus untuk mendukung ketahanan energi sesuai Perpres nomor 126/2015 tentang Penyediaan, dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan Bagi Nelayan Kecil," lanjutnya.

Pemanfaatan LPG 3 KG bagi nelayan kecil akan memberikan dampak positif, terutama menghemat  pengeluaran biaya bahan bakar, membantu ekonomi masyarakat nelayan dan ramah lingkungan, serta mengurangi  konsumsi BBM bersubsidi. [rus/***]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

, 19 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

, 19 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Stop Kekerasan Pada Rohingya

Stop Kekerasan Pada Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 06:50:00

Aksi Bela Rohingya

Aksi Bela Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 02:29:00

Barang Bukti OTT Batu

Barang Bukti OTT Batu

, 17 SEPTEMBER 2017 , 20:16:00