Rita Widyasari

Di Magelang, Bupati Tabanan Promosikan Wisata Berbasis Ekonomi Kerakyatan

Nusantara  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 08:33:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di Magelang, Bupati Tabanan Promosikan Wisata Berbasis Ekonomi Kerakyatan

Bupati Eka/Net

RMOL. Pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan menjadi konsen pemaparan Bupati Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti saat kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (13/9).
Bupati Eka menjabarkan strategi dalam meningkatkan pariwisata, di antaranya adalah dengan melakukan pembangunan terhadap infrastruktur, meningkatkan pelayanan, dan kearifan lokal.

"Termasuk harus saling jaga dan toleransi antar umat beragama, sehingga akan tercipta kenyamanan bagi para wisatawan," urainya.

Bupati perempuan pertama di Bali itu juga menjelaskan bahwa Tabanan memiliki wisata unggulan seperti Tanah Lot, Ulun Danu Beratan, dan Jatiluwih. Namun begitu, Tabanan tetap mengembangkan desa-desa wisata di 16 titik. Desa wisata ini merupakan cerminan dari membangun wisata dengan ekonomi kerakyatan.

"Karena dengan adanya desa wisata, ekonomi masyarakat di Tabanan akan terus berkembang," jelas Eka.    

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan I Made Yasa juga mengatakan bahwa daya tarik Tabanan tidak hanya terletak pada wisata alam yang indah, tapi juga wisata budaya dan kuliner yang tidak kalah menarik.

"Di setiap wisata yang ada di Tabanan kita akan selalu bubuhi dengan wisata budaya serta kuliner khas Tabanan yang dapat memanjakan para wisatawan dan bisa terus dikenang," ungkap Yasa dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9).

Adapun acara kuliah umum di Universitas Tidar itu ditutup dengan penyerahan buku berjudul "Investasi Hati" yang merupakan biografi keberhasilan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam memimpin Tabanan. Buku ini pernah bedah di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta beberapa waktu lalu. [ian]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

, 19 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

, 19 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Stop Kekerasan Pada Rohingya

Stop Kekerasan Pada Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 06:50:00

Aksi Bela Rohingya

Aksi Bela Rohingya

, 17 SEPTEMBER 2017 , 02:29:00

Barang Bukti OTT Batu

Barang Bukti OTT Batu

, 17 SEPTEMBER 2017 , 20:16:00