Verified

UGM Suplai Logistik Pakan Ternak Pengungsi Gunung Agung

Nusantara  SENIN, 09 OKTOBER 2017 , 03:47:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

UGM Suplai Logistik Pakan Ternak Pengungsi Gunung Agung

Foto: Istimewa

RMOL. Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan Tim Posko Bersama mengirimkan suplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, Karangasem, Bali.
"Fapet UGM dan Tim Posko Bersama telah mensuplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, di Bali,” ujar Kordinator Posko Bersama, Bambang Suwignyo, Ph.D, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/10).

Bambang sebelumnya menerima laporan pemberian logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam di Gunung Agung, Bali, di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta.

Informasi yang diterimanya dari Satuan Tugas (Satgas) Peternakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini ada sekitar 4.678 ternak terevakuasi dari zone merah atau dibawah jarak 12 km dari target 20 ribu posko yang terdistribusi dalam 40 posko.

Ternak di dominasi oleh sapi dengan jumlah sebanyak 4.053 ekor. Oleh karena itu, lanjutnya, pakan juga diperlukan agar para pemilik sapi tidak perlu kembali masuk ke zone merah untuk mencari pakan bagi ternaknya.

Bambang menjelaskan, jika para peternak kembali ke zone merah, maka akan sangat berisiko dan membahayakan keselamatan peternak. Karenanya, upaya menjauhkan orang dan ternak dari bahaya erupsi Gunung Agung bisa sia-sia jika setelah evakuasi dan berada di pengungsian pada zone aman, namun masih ada peternak yang masuk zone merah karena alasan mencari pakan ternaknya.

"Kita semua tidak ada yang tahu, sampai kapan aktivitas rescue akan berlangsung, karena sangat tergantung pada status Gunung Agung. Karena itu, Posko Bersama siap membantu menyalurkan bantuan para dermawan untuk kemanusiaan di Bali,” jelas Bambang yang juga Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fapet UGM itu.

Bambang menuturkan bahwa Posko Bersama Fapet UGM merupakan bentukan dan hasil kerjasama dengan ISPI, Gapuspindo, AINI, Persepsi, dan FPPTI. Tim Posko Bersama, ucap dia, telah bekerja sama hampir 10 hari dan bahu-membahu dengan berbagai elemen rescue Gunung Agung, seperti Satgas Ternak BNPB, dan yang lainnya.

"Kami juga bersinergi bersama perguruan tinggi setempat, seperti Universitas Udayana untuk bekerja bagi atas nama kepedulian dan kemanusiaan. Fokus kami ada pada penanganan ternak terdampak aktivitas Gunung Agung yang berstatus Awas,” papar Bambang lagi.

Ia menambahkan, Fapet UGM, Gapuspindo, ISPI dan PT Widodo Makmur melalui Posko Bersama telah melakukan dropping pakan berupa konsentrat, sejumlah 21 ton. Sedangkan Universitas Udayana, Bali melakukan dropping jerami padi pada Sabtu-Ahad (7- 8 Oktober 2017).

Serah terima dari relawan Posko Bersama diwakili Humaidi dan Surah, serta diterima oleh IKG Natakusuma sebagai Satgas Ternak BNPB.

"Pak Nata sangat sumringah dan menyampaikan apresiasi terimakasih atas support pakan dan kerjasama Posko Bersama selama ini. Untuk selanjutnya pakan tersebut akan didistribusikan oleh BNPB sesuai keperluan, karena mereka menerapkan satu pintu masuk dan keluar atas setiap bantuan,” demikian Bambang. [sam] 
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00