Hanura

Peringatan Untuk Panitia DWP 2017: Jangan Ada Bikini, Harus Norma Ketimuran!

 SENIN, 11 DESEMBER 2017 , 16:47:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Peringatan Untuk Panitia DWP 2017: Jangan Ada Bikini, Harus Norma Ketimuran<i>!</i>

DWP/net

RMOL. Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 akan digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 15 sampai 16 Desember nanti. Yang menarik pada DWP tahun ini, sekelompok penari internasional asal Jepang bernama Cyberjapan, yang kerap berbikini saat manggung, bakal tampil menghibur para pengunjung.
Dikonfirmasi soal itu, Kepala Dinas Pariwisata, Tinia Budianti mengaku bahwa dirinya telah mewanti-wanti pihak penyelenggara acara untuk menyesuaikan semua atraksi sesuai dengan budaya ketimuran Indonesia.

"Kita pakaikan saja dia pakaian normal, bisa lah," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/12).

Peringatan itu menurut dia juga berlaku kepada seluruh penyanyi wanita yang kerap berpakaian sexy dari luar negeri saat mereka mau manggung di Jakarta.

"Sebagian besar penyanyi atau artis asing sudah diwarning mereka harus pakaian sopan kok. Saya (juga) sudah warning mereka (penyelenggara DWP) kalau mereka macam-macam, ini bukan hanya tahun ini, tapi menyangkut izin tahun-tahun berikutnya," tegasnya.

Untuk mencegah agar para penari dancer tidak memakai pakaian di luar norma budaya Indonesia saat acara berlangsung, Tania memastikan bahwa nanti pihaknya akan melakukan pengawasan. Pengawasan itu kata dia juga untuk memastikan bahwa tidak ada peredaran minuman keras, narkoba, atau bahkan seks bebas.

"Yang jelas harus disesuaikan dengan norma ketimuran gitu loh," tukasnya. [san]


Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00