Anies Baswedan Klaim Dukungan BI Untuk Program-programnya

 JUM'AT, 05 JANUARI 2018 , 14:18:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Anies Baswedan Klaim Dukungan BI Untuk Program-programnya

Anies Baswedan

RMOL. Pemprov DKI Jakarta berencana mengintegrasikan pengumpulan pajak dan retribusi memanfaatkan gerbang pembayaran nasional (GPN).
GPN adalah program BI yang memudahkan nasabah perbankan bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) atau perangkat electronic data capture (EDC) lintas bank.

GPN menghilangkan peraturan-peraturan yang diciptakan masing-masing bank sehingga proses transaksi antar bank bisa dilakukan dengan kartu debit atau kartu uang elektronik yang memakai logo GPN.

Untuk mewujudkan itu maka Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, bertandang ke Bank Indonesia (BI) dan bertemu Gubernur BI, Agus Martowardoyo.

"Harapannya, dengan menggunakan platform ini maka Pemprov DKI dan para wajib pajak bisa mengelola pembayaran pajak dengan lebih baik, transparan dan tepat waktu,” katanya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (5/1).

Anies mengaku juga membicarakan kelanjutan program down payment (DP) 0 persen bersama Agus. Ia mengklaim, program yang digagasnya sejak kampanye Pilgub Jakarta itu didukung penuh oleh Gubernur BI.

Konkretnya, BI akan memberikan skema pembayaran yang pas agar bisa diaplikasikan. BI juga bakal membantu pembentukan tim untuk membahas aplikasi kebijakan tersebut.

"Pada intinya BI memberikan dukungan serta akan dibentuk tim untuk membahas mengenai DP 0 persen," klaim Anies.

Selain itu, Pemprov DKI dan BI juga membahas kerjasama pelaksanaan program OK-Otrip. Ini adalah program yang menjanjikan integrasi seluruh moda transportasi dengan tarif hanya Rp 5.000.

Program yang akan menjadi pilot project itu akan diluncurkan pada 15 Januari mendatang.

"Kita memerlukan dukungan Bank Indonesia agar program OK-Otrip yang menggunakan kartu itu bisa tersambung dengan sistem perbankan," jelas Anies. [ald]

Komentar Pembaca
Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

, 18 JANUARI 2018 , 19:00:00

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

, 18 JANUARI 2018 , 17:00:00

Sabam Sirait Dilantik

Sabam Sirait Dilantik

, 15 JANUARI 2018 , 16:34:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00

Minta OSO Pidato Di HPN

Minta OSO Pidato Di HPN

, 16 JANUARI 2018 , 18:15:00