Hanura

PWI Ideal Seperti Pohon Trembesi

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 01:24:00 WIB | LAPORAN: YANTI MARBUN

PWI Ideal Seperti Pohon Trembesi

Foto/RMOL

RMOL. Nama ilmiahnya Albizia saman. Di Indonesia dikenal sebagai pohon Trembesi. Penampilannya kokoh. Akar menancap dalam ke bawah tanah. Sementara daunnya rimbun, ideal sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan.
Itu juga sebabnya, terkadang anggota keluarga Fabaceae ini disebut pohon Ki Hujan.

Hendro Basuki menggunakan pohon Trembesi sebagai gambaran ideal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), mengakar dan mengayomi.

Ketua Komisi Pendidikan PWI Pusat itu menjadi salah seorang pembicara dalam diskusi bertema "PWI-1 yang Tepat di Era Revolusi Digital" yang diselenggarakan PWI DKI Jakarta di kantor PWI DKI Jakarta di kawasan Harmoni, Jakarta, Rabu (10/1).

Diskusi dihadiri puluhan orang yang tertarik mendengarkan pandangan-pandangan segar yang bisa diadopsi PWI dalam menghadapi tantangan.

Menurut Hendro, kunci keberhasilan PWI di masa depan tergantung pada sejumlah hal, terutama program pendidikan anggota. Hal ini sebutnya, akan membuat PWI bisa seperti trembesi pada 2030 mendatang.

Selain Hendro, pembicara lain dalam diskusi ini adalah Sekjen PWI Hendry Ch. Bangun, Ketua bidang Organisasi Sasongko PWI Tedjo, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Wina Armada Sukardi dan Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa yang juga merupakan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Teguh Santosa yang mendapat kesempatan kedua untuk berbicara mengatakan bahwa pergeseran platform media tidak lantas mengubah tradisi pers secara drastis. Hukum-hukum besi jurnalistik, sebutnya, akan tetap abadi dan harus terus dihormati. Adapun yang menjadi tantangan, tambahnya, adalah mempertahankan profesi wartawan sebagai profesi yang penting dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dia juga mengatakan, SMSI yang merupakan organisasi perusahaan media siber dapat dikatakan sebagai end user atau pengguna wartawan yang digembleng PWI. Inilah, tambah dia, formulasi hubungan timbal balik SMSI dan PWI.

Sementara Wina Armada Sukardi yang berbicara kemudian menggarisbawahi sejumlah pekerjaan besar yang harus dilakukan PWI dalam waktu dekat, terutama dalam hal mendigitalisasi daftar anggota. Selain itu, perlu juga bagi PWI untuk memberikan manfaat yang besar bagi anggota. Misalnya, melalui kerjasama dengan BPJS dan dunia perbankan.

Adapun Sasongko Tedjo menekankan pentingnya PWI membicarakan faktor-faktor eksternal yang berpengaruh pada eksistensi PWI. Dia juga mengatakan bahwa PWI harus melanjutkan tradisi Uji Kompetensi Wartawan.

Sebagai pembicara terakhir, Hendry Ch. Bangun mengatakan diperlukan gagasan besar dan keseriusan dalam bekerja menjadikan PWI sebagai organisasi yang menarik bagi wartawan, khususnya wartawan media siber yang jumlahnya yang semakin banyak.

Dia juga menambahkan, PWI telah mengantisipasi perkembangan media digital ini. Hendry mencontohkan, dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Bengkulu bulan Desember 2017 hampir 90 peserta UKW adalah wartawan yang bekerja di media siber.

Bukan Konvensi

Ketua PWI DKI Jakarta Endang Werdiningsih dalam sambutan pembuka mengatakan bahwa diskusi yang diselenggarakan ini bukan ajang konvensi untuk menjaring kandidat calon ketua umum PWI.

Dia menambahkan, diskusi digelar untuk memetakan tantangan yang dihadapi PWI di era transisi ini, juga untuk memperkuat pondasi PWI yang dibangun di era Ketua Umum Margiono.

Adapun menurut Ketua Dewan Penasehat PWI Soleh Thamrin dalam sambutan mewakili Ketua Umum PWI Margiono, diskusi publik dengan tema-tema seperti ini akan mempeluas wawasan anggota PWI, bukan saja dalam hal menjaring calon-calon pemimpin, tetapi juga dalam hal menjalankan program kerja organisasi. [dem]

Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

, 17 JULI 2018 , 21:28:00