Menteri Siti Dan KH. Ma'ruf Saling Bertukar Buku

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 09:37:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Menteri Siti Dan KH. Ma'ruf Saling Bertukar Buku

Siti Nurbaya dan KH. Ma'ruf Amin/KLHK

RMOL.  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan jajaran Kementerian LHK melanjutkan silaturahmi dan diskusi program kehutanan sosial dengan ormas keagamaan.
Kali ini, kunjungan Menteri Siti ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah kantor PBNU dan PP Muhammadiyah.

Menteri Siti Nurbaya dalam pertemuan tersebut mengatakan, selama ini konsesi pengelolaan hutan jauh lebih banyak yang diberikan kepada konglomerasi daripada kepada rakyat. Bahkan hingga 96 persen dipegang oleh korporasi raksasa, sisanya hanya 4 persen yang dikelola rakyat.

"Ini yang mau di balik oleh pemerintah sekarang, dengan rakyat yang mendapat prioritas utama, sehingga aroma keadilan akan lebih terasa. Ada 12.7 juta hektar lahan yang akan dibagikan bertahap untuk dikelola oleh masyarakat," ujar Siti di hadapan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin beserta jajarannya.

Dalam konteks masalah ini, menurut Menteri Siti, ormas seperti MUI, NU, Muhammadiyah  akan berperan penting menjaga supaya redistribusi konsesi hutan ini tidak jatuh ke tangan oknum. Topik lain yang didiskusikan mengenai masalah isu lingkungan, sampah, serta keragaman hayati.

KH Ma’ruf Amin menjelaskan, ajaran Islam sangat memperhatikan masalah kebersihan. Sebab itulah MUI juga ingin mendorong supaya ajakan tentang cinta lingkungan, bersih dari sampah, menjadi materi khutbah yang wajib disampaikan di masjid dan pesantren.

"Bahkan MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang larangan berburu satwa langka,” tambah KH Ma'ruf.

Dalam kesempatan itu, KH Ma’ruf memberikan buku yang disusun MUI tentang Eco-Masjid, yaitu bagaimana teknik pengelolaan masjid yang ramah lingkungan, baik dari pengelolaan air, penggunaan energi, dan pengolahan sampah. KH Ma'ruf Amin pun mengajak para khotib dan penceramah agar mengangkat topik lingkungan khutbah Jumat dan ceramah keagamaan lainnya.

Begitu juga sebaliknya, Menteri Siti Nurbaya  memberikan buku tentang kisah perjuangan bagaimana kebakaran hutan yang begitu masif di tahun 2015 bisa ditekan secara signifikan di tahun-tahun selanjutnya.

Diskusi berjalan hangat dan penuh antusiasme dari kedua pihak. Dari pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk tim bersama untuk membahas isu terkait perhutanan sosial, redistribusi lahan, sampah sehingga berkelanjutan. Untuk itulah tengah dipersiapkan MoU antara Kementerian LHK dan MUI.

"Saya sangat percaya bahwa silaturahmi bisa melunturkan dengki, bisa membuka rejeki, sekaligus bisa memupus kesalahpahaman akibat terpapar banyak isu di media sosial," kata Siti.

Menteri Siti jugA berharap sinergi seperti ini bisa terus berlanjut, dan pemerintah/umaro-ulama mampu menjadi katalis bagi kemajuan ekonomi bangsa dalam kerangka masyarakat madani.[wid]

Komentar Pembaca
Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

, 18 JANUARI 2018 , 19:00:00

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

, 18 JANUARI 2018 , 17:00:00

Sabam Sirait Dilantik

Sabam Sirait Dilantik

, 15 JANUARI 2018 , 16:34:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00

Minta OSO Pidato Di HPN

Minta OSO Pidato Di HPN

, 16 JANUARI 2018 , 18:15:00