Hanura

DP4 Kota Pagaralam Tembus 100.226 Jiwa

 JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 09:57:00 WIB

DP4 Kota Pagaralam Tembus 100.226 Jiwa

Ilustrasi/Net

RMOL. Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kota Pagaralam menembus angka 100.266 jiwa.
Jumlah ini masih dimungkinkan berkurang setelah KPU Kota Pagaralam melakukan‎ penelitian langsung ke lapangan melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Devisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam, Rahmat Qori Setiawan mengatakan, DP4 diserahkan secara berjenjang, mulai dari Kementerian Dalam Negeri kepada KPU RI. Lalu dari KPU RI diteruskan kepada KPU Provinsi untuk diproses. Setelah itu baru disampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota di Sumsel termasuk ke Pagaralam.

"DP4 yang kami terima akan disinkronkan dengan DPT (daftar pemilih terakhir). Sinkronisasi akan menggunakan metode sistem daftar pemilihan (sidalih) sehingga keluarlah angka 100.266 mata pilih," terangnya seperti diberitakan RMOLSumsel.Com (Jumat, 12/1)

Menurut Qori, DP4 yang diterima pihaknya sudah cukup valid dan bersih. Nama-nama pemilih ganda dapat dihilangkan secara otomatis melalui sistem sidalih. Sistem ini menerapkan satu identitas kependudukan untuk satu pemilih. Jika NIK sama, otomatis akan langsung terhapus salah satunya. Tidak mungkin satu orang memiliki dua NIK.

"Hasil sinkronisasi saja tidaklah cukup. DP4 itu masih perlu dicocokkan dan diteliti (coklit) secara faktual. Gunanya memastikan kebenaran mata pilih yang ada dalam DP4 langsung ke lapangan," jelas dia.

Apalagi, potensi masuknya orang yang sudah meninggal dunia ke dalam DP4 bisa saja terjadi. Kalau pemilih yang meninggal tidak dilaporkan ke Dukcapil, tentu namanya masih ada dalam DP4.

Untuk itulah, dengan Coklit mata pilih yang sudah meninggal dunia, tapi masuk dalam DP4 dapat diketahui. Selanjutnya mata pilih yang sudah meninggal dapat dicoret dari DP4.

"Nama pemilih yang sudah meninggal, dipastikan tak lagi masuk ke dalam daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) kelak," tegasnya.

Lebih lanjut Qori menyampaikan, bagi masyarakat yang belum terdaftar namun sudah masuk usia 17 tahun akan disiapkan formulir baru dan wajib menunjukan bukti bahwa sudah memenuhi syarat untuk memilih.

"Seperti sudah merekam KTP-elektronik dan bermukim di lokasi tempat tinggal sesuai perekaman. Bukan tidak mungkin, potensi penambahan penduduk baru, berasal dari kalangan pemilih pemula," ujarnya.[wid]

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia