Di Banyuasin, Teknologi Pasca Panen Masih Minim

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 07:50:00 WIB

Di Banyuasin, Teknologi Pasca Panen Masih Minim

Emi Sumitra (kemeja biru)/RMOL Sumsel

RMOL. Kabupaten Banyuasin ke depan butuh pemimpin yang berpihak kepada masyarakat perairan dan punya strategi khusus untuk mempercepat pembangunan di kawasan tersebut.
"Setiap kali kami turun ke dapil wilayah perairan ini kondisinya selalu memprihatinkan walau sumber daya alamnya melimpah ruah, tapi masalah pokok selalu infrastruktur, serta transportasi menuju pasar yang berpusat di Palembang," ucap anggota Komisi I DPRD Banyuasin, Emi Sumitra saat kunjungan reses di Desa Argo Mulyo, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dari kota Palembang, Emil harus menempuh perjalanan ratusan kilometer dengan speedboad menuju Desa Argo Mulyo. Ada empat kecamatan dikunjunginya selain Muara Sugihan, juga Air Salek, Muara Padang, dan Makarti Jaya.

Empat kecamatan ini merupakan kawasan perairan, sehingga tidak jarang buaya-buaya bermunculan ke pinggir sungai yang dilintasinya.

"Ya di wilayah perairan itu memang banyak buaya, tapi masyarakat sudah biasa melihat buaya-buaya itu. Saya juga ikhlas melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat walau harus berhadapan dengan buaya sekali pun," kata Emi Sumitra seperti dimuat RMOLSumsel.Com.

Menurut dia, pemerintah daerah setempat harus mampu memberikan solusi seperti, dalam menghadapi masa panen bulan depan karena cuaca sering hujan.

"Teknologi pasca panen masih minim, jalan masih banyak yang rusak juga sehingga hasil panen menjadi rusak dan turunnya nilai harga gabah. Itu sangat merugikan petani," kritiknya.[wid]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00