Hanura

PILKADA KUNINGAN 2018

KPU Siapkan 2005 Petugas PPDP

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 22:46:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

KPU Siapkan 2005 Petugas PPDP

Ilustrasi/Net

RMOL. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan siapkan sekitar 2005 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menjelang tahapan pemutakhiran daftar pemilih (mutarlih) di Pilkada serentak 2018.
Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Komisioner KPU Kuningan, Asep Z. Fauzi menjelaskan bahwa ribuan petugas PPDP tersebut bertugas mulai 20 Januari-18 Februaru 2018 mendatang.

"Mengingat tahapan ini merupakan periode penting dalam penyelenggaraan Pilkada, karena dari sinilah akan diperoleh daftar pemilih yang berkualitas, konfrehensif, akurat, valid, mutakhir, dan mudah diakses," jelas dia seperti diberitakan RMOLJabar.com, Minggu (14/1).

Dijabarkan Asep, sesuai ketentuan peraturan KPU 2 /2017, tugas pokok PPDP adalah melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang diperoleh dari KPU RI melalui KPU Jawa Barat dan KPU Kuningan,

"Hasilnya akan diinput ke aplikasi Coklit, atau Sicoklit oleh Petugas Pemungutas Suara (PPS), dan inilah yang nantinya akan menjadi cikal bakal munculnya Daftar Pemilih Sementara (DPS), sebelum berlanjut menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT)," ujarnya.

Coklit, kata Asep lagi, dilakukan langsung dengan cara bergerak dari rumah ke rumah mendatangi nama-nama warga yang tercantum dalam DP4 di wilayah kerja masing-masing. Nah, jika ada data yang tidak sesuai, atau justru ada nama yang belum terdaftar, maka akan ada perbaikan.

"Pada tanggal 20 Januari mendatang seluruh personil KPU RI, provinsi, dan kabupaten/kota yang menggelar Pilkada akan melaksanakan Coklit tersebut, secara serentak mereka akan terjun ke rumah-rumah warga. Dan kami dari KPU Kabupaten Kuningan, merasa sangat tepat, jika kesempatan itu dimanfaatkan pula untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih (Sosdiklih)," katanya.

Digerakannya seluruh penyelenggara, mulai komisioner, sekeretariat KPU, Sekretariat PPK, sekretariat PPS, sampai seluruh personil PPDP se-Kabupaten Kuningan dalam melakukan Sosdiklih tersebut, sangat sesuai dengan edaran KPU RI Nomor 682/PP.08-SD/06/KPU/XI/2017, tentang Sosdiklih berbasis keluarga.

Diterangkan Asep, pada proses Coklit PPDP akan berhadapan dengan beragam karakter pemilih, dan terdapat dua karakter yang paling menonjol, yakni pemilih apatis, serta pemilih pasif, Pemilih apatis biasanya muncul akibat tidak tahu tahapan pemilihan, mereka rata-rata tersebar di wilayah pedesaan dengan pendidikan rendah.

"Sedangkan, karakter pemilih pasif muncul dari kelompok masyarakat yang memahami mekanisme pemilihan, tetapi memiliki kecendrungan enggan terlibat dalam proses demokrasi, Model ini antara lain disebabkan rendahnya kepercayaan terhadap mekanisme Pemilu/Pilkada, dan mereka biasanya muncul di kalangan terdidik di wilayah perkotaan,” tutur Asep.

Namun, Asep dan pihak KPU menyadari, fenomena itu menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk PPDP. "Dan kami akan berusaha keras dalam menyelenggarakan pemutakhiran daftar pemilih, tentunya diimbangi dengan berupaya meningkatkan kesadaran pemilih dalam melakukan kewajibannya menggunakan hak pilih mereka. Jadi, inilah alasan kenapa harus ada Sosdiklih, karena hal ini akan menentukan kualitas pemilihan yang akan digelar serentak pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang," tandasnya. [sam]



Komentar Pembaca
25 Hal Tentang Menteri Amran

25 Hal Tentang Menteri Amran

, 19 APRIL 2018 , 17:00:00

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00