Verified

Peringati Tragedi Afriani, Besok KoPK Adakan Aksi

 SENIN, 22 JANUARI 2018 , 01:47:00 WIB

Peringati Tragedi Afriani, Besok KoPK Adakan Aksi

Ilustrasi/Net

RMOL. Koalisi Pejalan Kaki (KoPK) menetapkan 22 Januari sebagai Hari Pejalan Kaki Nasional.  
Penetapan ini sekaligus peringatan enam tahun tragedi kecelakaan kecelakaan mobil Daihatsu Xenia yang menewaskan sembilan pejalan kaki di Halte Tugu Tani, Jakarta Pusat. Mobil dengan nomor polisi B 2479 XI dikendarai Afriani Susanti.

Koordinator KoPK Alfred Sitorus menjelasan pada Senin (22/1) esok pihaknya mengundang partisipasi masyarakat untuk mengkampanyekan 22 Januari sebagai Hari Pejalan Kaki.

"Dari kami sendiri, kami tidak pernah dateng banyak, kami butuh partisipasif, bukan memobilisasi masyarakat untuk ikut aksi atau demo. Nah kalau mau, besok yang akan merapat

sekitar 30 orang," ujar Alfred kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, (21/1).

Selain aksi damai, pihaknya juga akan

membuat tanda pagar di media sosial twitter "bunyikan pluit darurat pejalan kaki" sebagai bentuk keprihatinan terhadap pejalan kaki. Khususnya di Indonesia.

"karena indonesia ini masih darurat pejalan kaki," ujarnya. [nes]


Komentar Pembaca
Anti Kritik, Berhenti Saja Jadi Pejabat!

Anti Kritik, Berhenti Saja Jadi Pejabat!

, 16 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Gerindra Pastikan Anies Tidak Nyapres

Gerindra Pastikan Anies Tidak Nyapres

, 16 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Merpati Putih Raih Rekor MURI

Merpati Putih Raih Rekor MURI

, 11 FEBRUARI 2018 , 02:59:00

Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor

Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor

, 11 FEBRUARI 2018 , 05:10:00

Selfie Bareng Disabilitas

Selfie Bareng Disabilitas

, 11 FEBRUARI 2018 , 03:48:00

Prabowo Didorong Calonkan Gatot Dan TGB

Prabowo Didorong Calonkan Gatot Dan TGB

Politik15 Februari 2018 08:48

Penyerangan Tokoh Agama Merusak Simpul Kebhinnekaan
Rizal Ramli Kepret Sri Mulyani Dapat Penghargaan Menteri Terbaik Dunia
Ahok Ajukan PK Ke MA

Ahok Ajukan PK Ke MA

Hukum16 Februari 2018 09:58

Antasari Azhar: Saya Didatangi Untuk Konsultasi Hukum, Meski Saya Bukan Lawyer