Hanura

Pembangunan Di Papua Masih Dibarengi Isu Pelanggaran HAM

 SELASA, 30 JANUARI 2018 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

RMOL. Perekonomian di Provinsi Papua tercatat tumbuh sebesar 3,40 persen pada triwulan III tahun 2017. Pertumbuhan berkolerasi erat dengan kian membaiknya kesejahteraan masyarakat yang tergambar antara lain.
"Penurunan angka kemiskinan dari 28,5 persen pada tahun 2016 menjadi 27,6 persen pada tahun 2017," kata peneliti Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) Irene Gayatri dalam diskusi 'Pembangunan Papua dan Ketahanan Bangsa' yang diselenggarakan Jaringan Pemuda Nusantara (JPN) di Jakarta, Selasa (30/1).
 
Dia menjelaskan, penurunan tingkat pengangguran terbuka di Papua pada Februari 2017 yang sebesar 3,96 persen menjadi 3,62 persen pada Agustus 2017. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 57,25 pada 2015 menjadi 58,05 di 2016.

"Pencapaian-pencapaian pembangunan ini tidak terlepas dari pelaksanaan berbagai prioritas pembangunan melalui gerakan bangkit, mandiri, dan, sejahtera," ujar Irene.
 
Lanjutnya, pembangunan di Papua mengalami peningkatan. Dia tidak memungkiri jika pembangunan yang sedang berlangsung di Papua dinilai secara pro dan kontra oleh pihak-pihak tertentu dipengaruhi isu mengenai pelanggaran hak asasi manusia yang belum terselesaikan.

"Untuk mengatasi hal itu, pemerintah pusat tidak hanya mengedepankan pembangunan infrastruktur. Juga penting melakukan dialog dengan pihak-pihak tertentu," pesan Irene. [wah]


Komentar Pembaca
25 Hal Tentang Menteri Amran

25 Hal Tentang Menteri Amran

, 19 APRIL 2018 , 17:00:00

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00