Hanura

Pemprov DKI Belum Tutup Tempat Hiburan Malam Bekas Alexis

 SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 09:59:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Pemprov DKI Belum Tutup Tempat Hiburan Malam Bekas Alexis

Sandiaga Uno/RMOL

RMOL. Pemprov DKI Jakarta belum mencabut izin tempat karaoke 4Play Club & Bar Lounge yang diduga terindikasi melakukan praktek prostitusi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari Kepala Dinas ParIwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Tinia Budiarti terkait dugaan praktek prostitusi di tempat itu.

"Kami menunggu laporan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bu Tinia yang masih terus mendalami. Kita nggak mau berspekulasi," katanya di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Hal itu kata dia, sesuai dengan arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Sandiaga menekankan bahwa Pemprov sejauh ini terus mendorong pertumbuhan industri pariwisata di ibukota. Baik itu restoran, tempat hiburan malam dan lain-lain untuk menunjang perekonomian ibu kota. Namun untuk itu, para pengusaha harus mengikuti ketentuan dari peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tidak terlibat dalam dunia peredaran narkoba maupun praktek prostitusi.

"Minggu lalu juga hadir bersama dengan Kadin dan Asosiasi Hiburan Malam juga hadir. Bahwa mereka ingin patuh dan keinginan mereka komonunikasi dam berdialog langsung tanpa ada usaha dibentur-benturkan antara pemerintah dengan pengusaha karena pada ujungnya kita ingin menciptakan lapangan pekerjaan," kata Sandi.

4Play sesungguhnya juga satu gedung dengan Hotel dan Griya Pijat Alexis di Jakarta Utara. Alexis sebelumnya tak diperpanjang izinnya oleh Anies-Sandi karena terindikasi prostitusi pula. Tak diperpanjangnya izin Alexis karena diduga telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
Dipertegas soal kemungkinan Pemprov bakal mencabut izin 4Play. Sandi bilang itu akan dilakukan sesuai dengan tahapan dalam aturan yang berlaku.

"Kita ikut ketentuan dan peraturan. Semuanya bergerak berdasarkan ketentuan peraturan dan perundang-undangan," kilahnya.[wid]

Komentar Pembaca
Stop Permanen Piala Presiden!

Stop Permanen Piala Presiden!

, 19 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Anies VS Jokowi Dalam Piala Presiden

Anies VS Jokowi Dalam Piala Presiden

, 19 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00