Hanura

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Zaenuddin Rusak Masjid Baiturahim Di Tuban

 SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 11:59:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL. Masjid Baiturahim di Jalan Sumurgempol, Karangsari, Tuban, Jawa Timur dirusak oleh sekelompok orang, Selasa dinihari (13/2), sekitar pukul 01.30 WIB.
Pelaku yang diketahui berjumlah lima orang atau satu keluarga terdiri dua orang perempuan dan dua orang anak, satu diantaranya mengalami gangguan jiwa atas nama Zaenuddin (40) yang diduga melakukan pengrusakan masjid mengamuk dengan melakukan pemecahan terhadap sebagian kaca masjid.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung menerangkan awalnya, pelaku sempat melakukan shalat Ashar, Senin (12/2), dan berdialog dengan masyarakat setempat.

Frans melanjutkan, pelaku bersama rombongan sekitar sore jam 17.30 WIB keluar meninggalkan masjid namun kembali lagi saat menjelang waktu shalat Isya.

"Yang bersangkutan datang kembali serta mengikuti shalat berjamaah namun membuat barisan shaf sendiri," kata Barung dalam keteranganya, Selasa (13/2).

Usai menunaikan shalat Isya, pelaku bersama rombongan tidak beranjak dari masjid. Sekiranya pukul 01.00, warga yang curiga kemudian mendatangi untuk menanyakan maskud kedatangan mereka di Masjid Baiturahim namun pelaku justru memukul warga.

"Warga atas nama Muhammad menanyakan maksud dan tujuan kedatangan pelaku dan rombongan namun yang bersangkutan melakukan pemukulan kepada korban sehingga korban lari keluar masjid untuk memberitahukan kepada warga lainnya," jelas Barung.

Usai memukul warga, pelaku melakukan pengrusakan terhadap kaca masjid dengan menendang menggunakam kaki sehingga satu kaca utama masjid pecah. Mendengar itu, warga meneriaki pelaku namun pelaku tidak takut justru menantang warga dengan mengatakan dirinya siap untuk mati.

Dari hasil investigasi polisi, pelaku diketahui warga Desa Karangharjo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan saat ditanyakan petugas pelaku hanya menjawab ingin bertemu dengam Gus Mad (pengasuh pondok Al islahiyah).

"Setelah dipertemukan dengan Gus Mad yang bersangkutan melakukan sujud di depan Gus Mad dan meminta safaat," ujar Barung.

Polisi juga belum mengetahui motif pelaku melakukan pengrusakan masjid lantaran masih didalami oleh jajaran Satuan Reskrim Polres Tuban.

"Bahwa dari hasil interograsi dan pemeriksaan sementara bahwa keluarga pelaku tersebut mengalami gangguan kejiwaan yang mengakibatkan prilaku menyimpang dan dari bawaan buku  terdapat buku-buku yang mengajarkan ilmu sufi dan makrifat," pungkas Barung.

Saat ini polisi telah mengamankan pelaku bersama barang bukti satu unit laptop, dua unit HP, tas berisi pakaian bayi dan pampres bayi, bantan dan selimut, buku-buku bertuliskan Arab, satu tas kresek berisi uang pecahan Rp 20.000 dan Rp 10.000, empat pasang sendal jepit dan satu STNK mobil Toyota Innova warna putih bernopol H-8697-Q. [rus]

Komentar Pembaca
Stop Permanen Piala Presiden!

Stop Permanen Piala Presiden!

, 19 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Anies VS Jokowi Dalam Piala Presiden

Anies VS Jokowi Dalam Piala Presiden

, 19 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00