Hanura

Cegah Pernikahan Dini, Pemerintah Kaji Penambahan Batas Usia Nikah

 SENIN, 16 APRIL 2018 , 12:43:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Cegah Pernikahan Dini, Pemerintah Kaji Penambahan Batas Usia Nikah

Yohana Yembise/RMOL

RMOL. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise tidak menampik soal masih banyaknya kasus pernikahan dini di masyarakat.
"Kasus pernikahan dini memang terjadi di Indonesia," ujar Yohana sesaat sebelum rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Yohana menyebut pihaknya sudah melakukan segala cara dan upaya untuk mengedukasi para orang tua soal pernikahan dini. Bahkan, sudah ada ada gerakan stop perkawinan anak yang selalu disosialisasikan.

Selain sosialisasi, Yohana menyebut Kementerian PPA dan Kementerian Agama berama LSM tengah membicarakan tentang revisi UU 1/1974 tentang Perkawinan.

"Kami juga sudah mendekati Menteri Agama untuk melihat dan merevisi kembali UU Perkawinan Nomor 1/1974," jelasnya.

Revisi itu akan fokus pada batas usia minimal perkawinan. Batas yang ada sekarang yaitu 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki.

"Bisa 20 tahun untuk anak perempuan dan 22 tahun untuk anak laki-laki, bisa seperti itu," demikian Yohana Yembise. [rus]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Mudik Naik Bus

Mudik Naik Bus

, 12 JUNI 2018 , 19:25:00