Hanura

Jawab Tantangan Global, MDIS Kembangkan Kurikulum Berbasis Keterampilan

 RABU, 06 JUNI 2018 , 02:40:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Jawab Tantangan Global, MDIS Kembangkan Kurikulum Berbasis Keterampilan

Foto: Net

RMOL. Perubahan dan transformasi industri membutuhkan dukungan keterampilan sumber daya manusia terbaik, sehingga dapat meraih sukses di kancah global.
Menjawab tantangan tersebut, Management Development Institute of Singapore atau Sekolah Keperawatan MDIS menjadi kampus swasta pertama di Singapura yang membuka program keperawatan dengan dukungan fasilitas lengkap.

"Pengalaman vokasional yang kaya tentu menjadi pertimbangan utama perusahaan saat merekrut calon tenaga kerja di masa depan dan fokus strategis kami menekankan pada pendidikan berbasis keterampilan untuk membekali lulusan dengan seperangkat ketrampilan agar mereka dapat meraih kesuksesan dalam kancah global," jelas Sekjen MDIS Dr. Thevyendran saat meresmikan laboratorium praktikum keperawatan, Selasa (5/6).

Menurutnya, perubahan dan transformasi dalam industri berarti umur keterampilan yang dimiliki seseorang menjadi pendek, karena permintaan industri terhadap keterampilan baru terus berkembang dan meningkat secara pesat. Sebagai institusi pendidikan, MDIS berada di garis depan dalam pergeseran fokus pendidikan yang kini sedang terjadi.

"Agar dapat mengantisipasi pengetahuan dan keterampilan apa yang dibutuhkan di masa mendatang," kata Thevyendran.

Peresmian laboratorium praktikum keperawatan merupakan upaya MDIS mengembangkan kurikulum yang berbasis keterampilan. Agar dapat memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang siap pakai dalam cakupan global.

Laboratorium praktikum keperawatan MDIS dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk perawat yang telah terdaftar atau post-registered nurses agar dapat meningkat keterampilannya.

Dilengkapi peralatan dan fasilitas medis yang telah tersertifikasi, termasuk meneken Laerdal, perusahaan manufaktur terbesar Norwegia yang memproduksi peralatan medis. Dan juga teknologi simulasi amalgamate untuk berlatih prosedur dan metode diagnosis dalam skenario medis yang realistis.

"Maneken tersebut dapat juga digunakan untuk simulasi pada gagal jantung, penyempitan paru-paru, dan gejala penyakit umum lainnya, seperti batuk-batuk," jelas Thevyendran.
 
MDIS merupakan lembaga pendidikan nirlaba tertua di Singapura yang berdedikasi untuk pembelajaran yang berkelanjutan, telah meluncurkan Sekolah Keperawatan pertama pada sektor pendidikan swasta di Singapura.

Peluncuran program ini juga bertepatan dengan peresmian laboratorium praktikum keperawatan MDIS serta dimulainya kompetisi keperawatan yang pertama kali diselenggarakan di sektor pendidikan swasta di Singapura.

Sekolah Keperawatan MDIS menjadi tuan rumah pertama di antara universitas swasta di Singapura dalam komptesi keperawatan skala nasional yang akan berlangsung akhir Juli 2018.

Kompetisi menjadi ajang bagi perawat untuk menunjukkan keterampilan yang dimiliki, dan juga sebagai kesempatan mengembangkan keterampilan melalui transfer pengetahuan dan berbagi pengalaman. [ian]


Komentar Pembaca
Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

, 11 JUNI 2018 , 20:21:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00