Dukung Program Rumah Murah, Unpad Gelar Dorbis Executive Forum

Senin, 21 Agustus 2017, 12:21 WIB | Laporan: Widian Vebriyanto
RMOL. Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Namun sayangnya, kebutuhan ini kerap kali terabaikan karena harganya yang tinggi. Sementara tingkat kenaikan gaji sudah tidak mampu menandingi kenaikan harga rumah.

Begitu kata Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran (Unpad), Sulaeman Rahman Nidar dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Senin (21/8).

"Di kota-kota besar, harga rumah tumbuh lebih tinggi dari tingkat inflasi. Real Estate Indonesia mencatat kenaikan harga rumah di kota besar sudah mencapai 10 hingga 30 persen. Angka ini tentu jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Indonesia yang rata-rata mencapai 5 persen dalam lima tahun terakhir," urainya.

Selain harga, pasokan rumah saat ini juga masih terbatas. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa backlog rumah mencapai 7,6 unit juta pada 2014 berdasarkan konsep penghunian. Angka itu diharapkan bisa turun menjadi 5 juta unit pada 2019.

Sementara dari konsep kepemilikan, backlog rumah mencapai 13,5 juta rumah. Angka ini diprediksi turun menjadi 6,8 unit pada 2019. Sehingga ada ketimpangan antara pasokan dan kebutuhan.

Atas alasan itu, lanjutnya, Unpad kembali melaksanakan Doctorate Business Issue Forum (Dorbis) Executive Forum 2017. Acara ini akan diselenggarakan dalam bentuk seminar nasional dan pameran properti yang mengangkat tema "Properti untuk Kemajuan Bangsa: Strategi Mencapai Program Satu Juta Rumah Murah".

"Inilah yang menjadi latar belakang kami untuk membuat Dorbis Executive Forum 2017," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Umi Kaltum mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas interaksi dan sinergi antar elemen pemangku kepentingan di industri Properti Nasional. Selain itu juga untuk menstimulasi dan mengakselerasi usaha-usaha mewujudkan program satu juta rumah untuk kesejahteraan bangsa.

"Acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa pascasarjana dan masyarakat properti tentang teori dan praktik pengembangan dan implementasi konsep pentahelix secara umum dan di Industri Properti Nasional," kata Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Manajemen FEB Unpad itu.

Acara yang akan digelar pada Sabtu (26/8) ini akan turut dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Dirjen PUPR Syarif Burhanuddin, Presiden Direktur PT. Sumarecon Agung Ardianto P. Adhi, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Soelaeman Sumawinata, dan beberapa representasi dari akademisi, komunitas, serta media.

Adapun link pendaftaran seminar ini dapat diakses di laman https://goo.gl/forms/XNY3U2qDhHBZKQfC2. [ian]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading