Hanura

Menteri Susi: Stok Ikan Meningkat 100 Persen

 JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 14:51:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Menteri Susi: Stok Ikan Meningkat 100 Persen

Net

RMOL. Sejauh ini sudah 317 kapal pelaku penangkapan ikan ilegal atau illegal unreported unregulated (IUU) fishing yang ditenggelamkan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, hingg Agustus 2017, sudah ada 100 kapal yang ditenggelamkan. Rencananya masih ada sekitar 90 kapal asing yang akan kembali dilakukan penenggelaman.

"Yang jelas yang sudah ditenggelamkan 317 kapal sampai Agustus kemarin, dari awal. Kalau tahun ini sekitar seratus dan akan ditenggelamkan lagi 90," jelasnya kepada wartawan di Komplek Widya Chandra, Jakarta (Jumat, 20/10).

Susi mengatakan, kebijakan menenggelamkan kapal pencuri ikan berdampak pada peningkatan stok ikan di perairan Indonesia mencapai 100 persen. Konsumsi ikan nasional juga mengalami kenaikan menjadi 7 kilogram per orang.

"Hasilnya stok ikan meningkat seratus persen, nilai tukar nelayan juga naik bagus. Ikan mudah diakses di mana-mana. Kalau dihitung konsumsi ikan nasional naik tujuh kilo saja kali Rp 250 juta, itu kan sudah Rp 1,75 miliar ton, kali per kilonya USD itu sudah hampir USD 1,75 miliar. Kalau dirupiahkan itu Rp 2.000 triliun, itu yang dimakan," bebernya.

Dia menambahkan, masyarakat saat ini senang karena pabrik-pabrik ikan yang dulu kolaps kini mulai hidup kembali.

"Memang ada 10 pabrik yang akhirnya tutup karena mereka juga dari dulu tidak kerja. Itu adalah perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan kegiatan kapal asing pencuri di sini," imbuh Susi. [wah]


Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00