Verified
Hanura

OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto

 RABU, 10 JANUARI 2018 , 16:12:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto
RMOL. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diminta untuk meninjau ulang keputusannya mengangkat Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Pemprov DKI. Bambang tidak pantas menempati posisi itu karena berstatus tersangka kasus rekayasa keterangan palsu.

Permintaan agar BW, sapaan akrab Bambang Widjojanto, diberhentikan dari KPK DKI disampaikan OC Kaligis. Permintaan disampaikan Kaligis melalui sepucuk surat yang dikirim ke Anies dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Walaupun perkaranya telah dideponeer. Semua ahli hukum akan sependapat dengan saya, bahwa deponeer tidak menghilangkan status tersangka Bambang Widjojanto hingga akhir hayatnya," begitu salah satu petikan surat Kaligis tertanggal 5 Januari 2018.

Surat Kaligis beredar di kalangan wartawan. Dalam suratnya Kaligis menjelaskan bahwa keputusan deponeering kasus yang menimpa BW ketika itu tanpa melalui prosedur yang wajar oleh Kejaksaan Agung. Pasalnya, sesuai keputusan MK Nomor 29/PUU-XIV/2016, keputusan deponeering haruslah melalui proses konsultasi dengan DPR, Mahkamah Agung dan Kapolri.

Anehnya, lanjut Kaligis, sebagai pihak yang dirugikan, BW malah tidak pernah sama sekali menggugat KPK yang telah memberhentikannya sebagai Ketua Komisioner KPK.

Makanya, menurut Kaligis bakal muncul pertanyaan besar jika pemerintahan Anies-Sandi yang kini lagi giat-giatnya memberantas korupsi dan kejahatan justru mengangkat BW yang masih berstatus tersangka sebagai Ketua KPK Pemprov DKI.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Menteri Enggar Harusnya Mundur Dari Kabinet Kerja
Menteri PUPR: Hampir 1.000 KM Tol Terbangun
Bersihkan Puing Gempa Lombok

Bersihkan Puing Gempa Lombok

, 21 OKTOBER 2018 , 08:17:00

Patung Dua Kim

Patung Dua Kim

, 23 OKTOBER 2018 , 00:49:00

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

, 20 OKTOBER 2018 , 14:50:00