Verified
Hanura

Djarot, Edy, dan Golput di Pilgub Sumut

 SABTU, 13 JANUARI 2018 , 09:43:00 WIB

Djarot, Edy, dan Golput di Pilgub Sumut

Ilustrasi

PILGUB Sumut kali ini akan sangat menarik. Ada 2 hal yg menjadi faktornya. Pertama, munculnya nama Djarot yg diusung PDIP. Kedua, sejak pilgub 2008 dan 2013, Golput selalu jadi “pemenang” di provinsi ini.

Kita lihat dulu yang kedua, tentang golput. Golput sudah menang mengalahkan kandidat lain di pilgub sumut 2008 dengan capaian 43%, bandingkan dengan pemenangnya Syamsul-Gatot yang hanya meraih 27,67% dari total DPT.  Celakanya, si Golput ini terus menanjak naik menjadi 51,5% pada Pilgub Sumut 2013.

Bahkan di Kota Medan, dimana kaum Kelas Menengah terbesar provinsi sumut berada, angkanya bahkan mencapai 63,3%. Bandingkan dengan angka “kemenangan” Gatot-Erry yang hanya mencapai 15,56% dari total DPT. Luar biasa muak-nya orang Medan terhadap Pilgub Sumut 2013. Lalu bagaimana dengan Pilgub Sumut 2018?

Kemudian KPUD Sumut menargetkan angka partisipasi Pilgub Sumut 2018 mencapai 95%. Tanpa sama sekali menjelaskan strategi-strategi yang bernas untuk mencapai angka tersebut. Konyol sekali bukan?! Sepertinya, peluang si Golput kembali memenangkan Pilgub Sumut 2018 sudah terlihat jelas. Tambahan lagi, pendukung Tengku Erry yang kecewa, kemungkinan besar ikut memperbesar suara si Golput.

Kita tinggalkan si Golput, sekarang kita bahas yang pertama, Djarot. Beliau sudah 2 periode menjadi Walikota Blitar (2000 – 2010) dan Wakil Gubernur DKI (2014-2017). Yang jadi gubernur-nya tidak perlu kita tampilkan, karena kurang signifikan. Beliau bukan putra daerah Sumut. Ber-etnis Jawa. Bergaya flamboyan. Kurang keren, kecuali kumisnya yang mentereng. Dan tanpa penjelasan yang masuk akal, tiba-tiba ditunjuk Ibu Megawati (PDIP) menjadi cagub Pilgub Sumut 2018. Mendadak jagat maya pun heboh.

Tercatat ada lebih 3.000-an tweet makian dan cemoohan di twitterland dalam sehari saja terhadap pengangkatan Djarot ini. Itu belum termasuk di Facebookland dan Intagramland, kemungkinan polanya sama. Bandingkan dengan banyaknya pujian kepada “the rising star” di Pilgub Sumut: Edy Rahmayadi. Militer, gagah, berwibawa. Kerenlah kalau jadi Gubernur Sumut berikutnya. Benarkah begitu?!

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00