Hanura

Pacu Layanan Kesehatan, Calon Dokter Spesialis Unair "Serbu" Banyuwangi

 SABTU, 24 FEBRUARI 2018 , 03:14:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Pacu Layanan Kesehatan, Calon Dokter Spesialis Unair "Serbu" Banyuwangi

Foto/RMOL

RMOL. Para calon dokter spesialis Universitas Airlangga (Unair) bakal "menyerbu" Kabupaten Banyuwangi untuk melayani sekaligus membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut.
"Para calon dokter spesialis tersebut akan praktik di Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan. Tentu juga edukasi kesehatan ke desa-desa. Sekarang dalam proses, sebentar lagi," ujar Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga Prof Dr Joewono Soeroso, dr, SpPD-KR, M.Sc saat bersilaturahim dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (23/2).

Program tersebut melengkapi pengiriman mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair ke Banyuwangi yang telah berjalan selama ini dengan jumlah lebih dari seratus calon dokter yang ikut mengabdi di puskesmas-puskesmas. Jadi, sebelumnya calon dokter yang dikirimkan, saat ini calon dokter spesialis.

Prof Joewono mengatakan, langkah itu merupakan bagian dari kolaborasi antara Unair dan Pemkab Banyuwangi. Apalagi, Unair juga telah mendirikan kampus di Banyuwangi. Dia mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi yang begitu intensif meningkatkan kualitas SDM.

"Sejak awal kami melihat komitmen kuat Pemkab Banyuwangi dan Pak Azwar Anas dalam mengembangkan sumberdaya manusia (SDM). Dan kami melihat daerah ini terus tumbuh pesat. Menjadi tugas akademisi seperti kami untuk hadir mendukung penuh," ujar guru besar bidang penyakit dalam tersebut.

Joewono berharap, Unair Kampus Banyuwangi yang sudah menjalankan perkuliahan sejak tiga tahun lalu bisa menjadi Universitas Negeri Banyuwangi tersendiri. Saat ini, Unair Kampus Banyuwangi telah mempunyai 800 mahasiswa yang datang dari 19 provinsi seluruh Indonesia. Terdapat empat program studi di kampus tersebut, yaitu akuntansi, kesehatan masyarakat, kedokteran hewan, dan budidaya perairan.

"Kami terus akan meningkatkan kualitas prodi yang telah ada agar bisa menjadi fakultas dan menjadi universitas tersendiri. Sehingga cita-cita untuk mendirikan Universitas Negeri Banyuwangi segera terwujud," harapnya.

Di kesempatan yang sama Anas menyambut hangat langkah yang dilakukan oleh Unair untuk mendatangkan para calon dokter spesialis ke Banyuwangi.

"Sejak awal keberadaan Unair di Banyuwangi ini kita niatkan salah satunya untuk mengatasi kelangkaan dokter di Banyuwangi. Kami juga memberi beasiswa calon dokter spesialis asal Banyuwangi, di antaranya kuliah di Unair," ujarnya.

Silaturahim Senat Akademik Unair dan Bupati Anas itu juga diikuti sejumlah guru besar, di antaranya Prof Moch Amin Alamsjah yang juga wakil rektor III Unair, Prof Soetojo, Prof Ramlan Surbakti, Prof. Dian Agustia dan sejumlah guru besar lainnya. Ada pula Wakil Rektor IV Unair Junaidi Khotib, Ph.D. [nes]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00