Verified
Hanura

Mendagri Dituntut Nonaktifkan Plt Gubernur Maluku Utara

 RABU, 28 MARET 2018 , 22:14:00 WIB | LAPORAN:

Mendagri Dituntut Nonaktifkan Plt Gubernur Maluku Utara

Foto: Ist

RMOL. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Tjahjo Kumolo dituntut untuk segera menonaktifkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Utara, Muhammad Natsir Thaib.

Tuntutan itu disampaikan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemantau Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Se-Indonesia dalam unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (28/3).

Dalam orasinya, Ketua Aliansi Pemantau Plt Gubernur Se-Indonesia, Yongki Raharusun menegaskan bahwa Tjahjo harus segera menonaktifkan Muhammad Natsir karena diduga kuat telah melanggar Peraturan Pemerintah 49/2008 pasal 132A yang melarang pergantian, dan rotasi pegawai di momentum Pilkada.

"Menteri Dalam Negeri harus memberhentikan PLT Gubernur Maluku Utara, Bapak M. Natsir Thaib dari jabatannya," desak Yongki.

Meski sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2008 pasal 132A, M Nasir tetap saja mengajukan surat permohonan mutasi pejabat seperti Kepala BKD Provinsi Maluku Utara pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Nomor 821.22/149/WG pada Februari 2018 lalu tentang permohonan izin mutasi jabatan.

Beruntung, Kemendagri tegas menolak pengajuan perombakan jabatan tersebut melalui surat balasannya nomor 821/1936/OTDA tertanggal 7 maret 2018 tentang Surat Balasan Tanggapan Pengisian dan Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00